Hendrik Sitompul Dinilai Pelopor Taat Pajak Anti Korupsi

Hendrik Sitompul bersama Saut Situmorang

Sentralberita| Medan~ Sosok Drs Hendrik Halomoan Sitompul dinilai sangat tepat selaku tokoh pelopor taat pajak dan ujung tombak mengkampanyekan anti korupsi di Sumatera Utara khususnya kota Medan. Pengusaha taat pajak dan politisi peduli anti korupsi patut diteladani.

Pujian dan penilain itu berkali kali disampaikan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang saat memberikan ceramah kuliah umum dihadapan ratusan peserta seminar dengan thema memberantas korupsi melalui pembangunan karakter di Kampus Universitas St Thomas Khatolik (Unika) Medan, Kamis (10/8).
Saut Situmorang mengakui Ianya telah banyak berdiskusi dengan Ketua Umum Ikatan Sarjana Khatolik (ISKA) Sumut Hendrik Sitompul terkait upaya memberantas dan antisipasi korupsi di Sumatera Utara. Hasilnya sangat positif dan patut ditindaklanjuti.
“Saya sudah banyak diskusi dengan Hendrik Sitompul terkait  bagaimana masyarakat agar taat pajak dan terhindar dari korupsi. Bahkan kami saling bertanya dan memberi solusi,  “Andigan do beres negaranta on” (artinya; kapan bisa beres negara kita ini) terhindar dari korupsi. Semua itu kami diskusikan. Itu orangnya Hendrik Sitompul, “ujar Saut penuh semangat seraya menunjuk Hendrik yg duduk paling depan.
Pada kesempatan itu Saut Situmorang mengajak mahasiswa Unika dapat mengikuti jejak Hendrik Sitompul yang juga menjabat anggota DPRD Medan serta pengusaha namun tetap peduli untuk mengkampanyekan anti korupsi. “Ke depan, kalian Mahasiswa harus dapat  memimpin ISKA dan siap mengkampanyekan anti korupsi seperti Hendrik Sitompul. Dicari Hendrik Sitompul Lainnya di Sumut, “harap Thony Saut Situmorang nama lengkap Wakil Ketua KPK ini.
Diterangkan Saut, KPK dalam menjalankan pemberantasan korupsi tetap memiliki 2 bukti yakni ada kerugian negara dan terlibat penyelenggara negara. Jika bukti itu sudah ada KPK dapat bekerja tanpa peduli siapa sasarannya. Setiap menjalankan tugas  KPK tetap berpegang teguh membangun hukum yakni tidak boleh dendam.
Sementara itu, Ketua Umum ISKA  Sumut Drs Hendrik Halomoan Sitompul mengaku digelarnya  seminar anti korupsi sebagai tindaklanjut himbauan dan harapan yang selalu disampaikan Keuskupan Agung Medan yakni ISKA harus siap barisan terdepan mengkampanyekan anti korupsi dan anti narkoba. “Maka itu, kami berkewajiban melakukan gerakan kampanye anti korupsi itu, ” sebut Hendrik yang merupakan Alumni Lemhanas ini.
Untuk itu, Hendrik mengaku siap bekerja maksimal dan menjalin kerjasama dengan KPK memberantas korupsi. Begitu juga kepada mahasiswa Unika diminta dapat segera bergabung ke ISKA satu komitmen membangun karakter anti korupsi.
Seminar anti korupsi ini dihadiri wakil Ketua KPK Thony Saut Situmorang, anggota DPRD Medan Drs Hendrik Halomoan Sitompul, Rektor Unika DR Frietz R Tambunan , Prof DR Maidin Gultom SH MH serta dosen dan mahasiswa. (SB/Lam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.