Inilah Planet Eris


Sentralberita| com~Dilansir Today in Science, Jumat 28 Juli 2017, planet tersebut diberi nama 2003 UB313 atau juga dikenal dengan sebutan Eris pada saat dibidik 31 Oktober 2003. Saat awal diabadikan, planet itu sangat jauh dan gerakan objek langit itu tak terdeteksi sampai dilakukan analisis kembali datanya pada Januari 2005. Selanjutnya pada 29 Juli 2005, barulah Brown mengklaim 2003 UB313 masuk ke dalam planet layak huni.

Kondisi Eris sangat dingin, berbatu-batu dan lebih besar daripada Pluto. Eris diketahui mempunyai sebuah satelit, Dysnomia, yang ditemukan pada 10 September 2005.

Eris memiliki diameter diperkirakan 2.100 mil atau hampir dua kali lipat dari Pluto. Orbitnya eksentrik dan cenderung sekitar 45 derajat ke bidang utama tata surya.

“Planet itu akan terlihat dengan teleskop sepanjang enam bulan berikutnya dan saat ini (kala itu) nyaris di atas kepala pada dini hari, di langit timur, Konstelasi Cetus,” ujar Brown pada 8 Januari 2005 dikutip situs NASA.

Namun, saat itu Eris masih menjadi perdebatan panjang, sebab Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengaku bahwa mereka pun pernah membidik foto planet yang sama, dan itu belum bisa dikatakan planet kesepuluh.

Sama nasib dengan pluto yang terus menjadi perdebatan, akhirnya telah diputuskan Eris sebagai planet Katai.

Planet Katai merupakan benda-benda langit di Tata Surya yang mengelilingi Matahari, memiliki gravitasi sendiri, tapi belum mengosongkan lingkungannya. Di sekitarnya masih diisi benda-benda langit selain satelitnya dan bukan merupakan satelit dari suatu planet. (SB/vv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.