Ribuan Karyawan PT. BSP Kisaran Mogok

Karyawan PT.BSP Kisaran Mogok Kerja Tuntut Pembayara Pinal Bonus 2016.(F/SB.dok)

Sentralberita – Asahan | Ribuan Karyawan PT.Bakrie Sumatera Plantations Kisaran mogok kerja, aksi mogok ribuan karyawan itu dilatar belakangi dengan tuntutan pembayaran final bonus tahun 2016 yang tidak kunjung direalisasika .

Ketua Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT.BSP Kisaran, Musa Siregar melalui sambungan telepon selulernya mengatakan, aksi mogok kerja yang dimulai pada hari ini 14 Juni 2017 akan terus berlanjut sampai pihak managemen menepati janji membayar final bonus 2016, kata Musa Siregar.

Lanjut Musa Siregar, pihaknya sudah memberitahukan sebelumnya kepada pihak managemen PT.BSP Kisaran melalui surat No.015/ORG/PUK-9/VI/2017 tertanggal 12 Juni 2017 tentang mogok kerja dan hingga hari ini belum ada kepastian sementara hasil LKS Bipartit sudah jelaa dan disepakati bersama tanggal pembayaran final bonus 2016, ” managemen sudah menyepelekan hasil kesepakatam rapat LKS Bipartit “, tegas Musa.

Surat pemberitahuan mogok sudah kita kirimkan sebelumnya dengan tembusan diantaranya, DPC DPSI Kabupaten Asahan, Polres Asahan dan DPD SPSI Sumut, ” LKS Bipartit sudah tiga kali dilaksanakan dan terakhir didapat kesepakatan, namun apa yang dilakukan pihak managemen PT.BSP Kisaran ” ujar Musa, mereka mengingkari kesepakatan itu.

PUK SPSI menerima hasil LKS Bipartit dengan skema pembayaran final bonus 2016 dibayar berbersamaan dengan THR 2017, panjar bonus 2017dibayar satu bulan bersamaan dengan gaji bulan Juni 2017, pembayaran panjar bonus tahap kedua dibayarkan bersamaan dengan gaji bulan Nopember 2017 dan pembayaran sisa bonus 2017 dibayar bersamaan dengan gaji bulan Juni 2018, itu kesepakatan dan Managemen PT.BSP mangkir.

Sangat disayangkan, Manager HRD PT.BSP Kisaran Widya Wardana saat dikonfirmasi melalui selulernya No.081369130390 tidak mau menerima telpon dari Sentralberita.com dan bahkan saat dikirimi pesan singkat juga tidak mau memberikan balasan soal aksi mogok ribuan karyawannya.(SB/susilawadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.