110 Pebulutangkis Bersaing di Porwil Medan Wilayah III

Sentralberita| Medan~ 110 atlet bersaing menjadi yang terbaik pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) cabang olahraga bulutangkis, yang dimulai Senin (8/5) hingga 10 Mei 2017, di Gelanggang Olah Raga PBSI, Shamrock Medan. Dari jumlah tersebut Medan Marelan menjadi kontingen terbanyak yang mengutus atletnya yakni 23 atlet dan Medan Belawan 19 atlet.
Jumlah peserta yang mengikuti cabor bulutangkis berasal dari 7 Kecamatan yang tergabung di wilayah III, antara lain Medan Deli, Marelan, Belawan, Timur, Labuhan, Barat, dan Medan Helvetia. Pada Porwil edisi ke III/2017 ini, cabor bulutangkis mempertandingkan lima nomor, yakni tunggal putra/putri, ganda putra/putri dan ganda campuran.
Wakil ketua PBSI Kota Medan, Aswin Nasution mengapresiasi tingginya animo peserta, karena semua kecamatan yang tergabung di wilayah III turut ikut serta tahun ini. “Tentu ini menjadi momentum bahwa untuk Porwil selanjutnya cabor bulutangkis akan tetap diminati oleh seluruh kecamatan. Mudah – mudahan juga bisa terjaring atlet potensial yang ke depannya bisa menjadi andalan kota Medan di even daerah, regional, maupun nasional,” jelasnya.
Dikatakannya, Porwil yang dilaksanakan sebagai tahapan menuju ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) tahun ini juga, diharapkan benar – benar lahit atlet potensial yang selama ini tidak terpantau di tiap kecamatan. “Kami mengaharapkan semua atlet mengerahkan kemampuan terbaiknya di Porwil tahun ini,” harapnya.
Sementara itu, atlet tunggal putra asal Kecamatan Medan Timur Artha Hasibuan melangkah mulus ke babak kedua usai kalahkan atlet Kecamatan Medan Belawan Juan Sinaga dengan dua set langsung 21-11, 21-10. Artha ┬ámenilai ajang Porwil sangat bagus untuk menambah motivasi ia dan rekan sesama pebulutangkis, agar atlet lain bisa merasakan atmosfer pertandingan resmi. “Terima kasih kepada panitia Porwil dan KONI Medan yang telah menggagas even seperti ini. Karena pertandingan resmi saat ini sangat sedikit. Kepada pengurus PBSI yang baru saja dilantik, mudah – mudahan bisa memperbanyak kompetisi.” ujarnya.
Atlet peraih medali emas di nomor tunggal putra pada Porwil 2016 ini kembali bertekad ingin mempertahankan gelar tersebut di tahun ini. Bahkan, untuk sinomor ganda putra, Artha yang berpasangan dengan Hermanto juga target minimal perak bisa diraih. “Target jangka panjang tentu bisa ikut PON tahun 2020 atau 2024. Makanya setiap minggu saya latihan semaksimal mungkin, termasuk menguatkan fisik, serta perbaiki pukulan lagi,” ucap pria berusia 16 tahun ini.
“Kepada KONI Medan diharapkan Porwil tahun depan ada hadiahnya. Karena juga sebagai motivasi dan semangat kami,” cetusnya sambil tersenyum.
Pada hari pertama kemarin, telah selesai dilaksanakan 32 pertandingan penyisihan di nomor tunggal putra/putri. Sedangkan hari ini, (9/5) kembali mempertandingkan penyisihan tunggal putra/ putri, ganda putra/putri, serta untuk nomor ganda campuran. Sementara final untuk semua nomor baru akan dilaksanakan Rabu (10/5) mendatang.
Cabor bulutangkis sendiri pada Porwil tahun 2017, memperebutkan 5 medali emas, 5 perak dan 10 perunggu. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.