Soal Pembunuhan se-Keluarga, DPRD Medan: Galakkan Kembali Siskamling dan Peduli Tetangga

Sentralberita| Medan~Anggota DPRD kota Medan Muhammad Nasir meminta Walikota Medan untuk kembali menggalakkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna mengantisipasi aksi kejahatan tang semakin meningkat baik kuantitas maupun kualitasnya.

“Kita minta Walikota Medan untuk kembali menggalakkan Siskamling mengingat belakangan ini kasus kejahatan semakin meningkat di Medan,” katanya saat melayat ke rumah korban pembunuhan sekeluarga di Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli Tengah,  Mabar, Senin (10/4).

Selain itu dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih peduli kepada tetangga.  Memperhatikan setiap tamu yang datang ke lingkungannya  masing-masing agar setiap niat jahat bisa dihindari.

“Kita sangat prihatin dengan kejadian yang menimpa korban.  Para korban diduga dibunuh pada malam hari dan baru ketahuan esok paginya, ” sambungnya didampingi Jumadi anggota DPRD Medan lainnya. Selain itu jelasnya,  tidak ada tetangga yang mengetahui ciri-ciri tamu yang datang ke rumah korban malam itu.

Ketua Fraksi PKS DPRD Medan itu juga meminta aparat kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan yang mengakibatkan kematian suami-istri Riyanto (40) dan Sri Ariyani (35), serta dua anak, Naya (13), dan Gilang (8). Mereka warga Jalan Kayu Putih, Gang Benteng, Mabar, Medan Deli. Sumarni (60), mertua Riyanto juga meninggal serta anak pasangan Ryanto yang berumur 4 tahun, Kinara,   saat ini tengah dalam perawatan intensif karena mengalami luka parah.

Siap Membantu

Sekretaris Komisi B itu menyatakan pihaknya siap membantu memberikan pendidikan dan bimbingan psikologis untuk Kinara.  Nasir berjanji akan membantu pendidikan Kinara hingga selesai sekolah menengah pertama (SMP).

“nanti kita coba mendekati keluarga korban. Jika mereka setuju kita akan menanggung biaya sekolah Kinara hingga selesai SMP serta memberikan pendidikan agama yang cukup untuk dia, ” katanya.

Sebagaimana diberitakan Ryanto beserta isteri 2 anak dan mertua perempuannya dibunuh di rumah mereka, Minggu malam (8/4). Pembunuhan tersebut baru diketahui Senin pagi (9/4) oleh tetangga karena curiga hingga pukul 10.00 WIB,  keluarga tersebut belum bangun. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.