Penyuluh Pertanian Diminta Kuasai IT

Sentralberita| Medan~ Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Tengku Erry Nuradi mengatakan bahwa penguasaan informasi teknologi (IT) oleh penyuluh pertanian menjadi hal penting dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

“Sebab para petugas tersebut merupakan ujung tombak penggerak laju sektor pertanian,’’ tandas Gubsu Erry ketika membuka Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyuluhan Serta Penyerahan Kontrak Kerja THL-TB Penyuluh Pertanian Dan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) 2017 di Aula Madinatul Hujjaj, Asrama Haji Medan, Senin (04/04/2017).

Gubsu juga menjelaskan, kontribusi Sumut dalam penyediaan pangan nasional khususnya padi cukup besar yakni 5,82 persen, diiringi jagung 6,72 persen, cabe merah 13,40 Persen dan bawang merah 1,11persen. Pada 2016 lalu, dari Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi Sumut 4,6 juta ton atau meningkat 13,98 persen dari tahun sebelumnya. Sementara jagung 1,6 juta ton pipihkan kering atau meningkat 35,36 persen .

.Kepala Badan Penyuluhan dan Pengambangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian yang diwakili Mariati Tamba menyampaikan bahaw berdasarkan arahan Presiden RI dalam Rapat Kerja Nasional beberapa waktu yang lalu, bahwa pembangunan pertanian kunci suksesnya adalah ketersediaan pasokan air, proses pemasaran, pemanfaatan teknologi pertanian dan teknologi informasi, kemudian membangun korporasi petani.

Hadir disitu dua anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan dan Jan Toguh Damanik. Aripay menyampaikan pihak legislatif siap membantu pemerintah dalam hal mengoptimalkan pemberdayaan penyuluh pertanian.

“Kami akan membicarakan apa yang bisa kami perbuat bersama dinas terkait, tentang keberadaan penyuluh pertanian ini,” sebutnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut perwakilan BI Wilayah Sumut, Haris, Kepala Bulog Divre Sumut Imran, Kepala BPS SUmut Suhaimi, Kepala BMKG Sumut Edison, Kepala BPTP Sumut Andriko, Ketua Komisi Penyuluhan Sumut Prof. Dharma Bakti dan Wakil Ketua Komisi Penyuluhan Sumut Dr Asaad, Kepala Dinas Perkebunan Herawati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dahler, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Zonny Waldi dan Kadis Pendidikan Arsyad Lubis.(SB/01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.