Warga Mohon Jembatan Gantung Diperluas dan Keluhkan Bayar Tiang Listrik

Sentralberita~ Medananggota dewan  dari Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Ir Darwin Lubis menyerap aspirasi dan keluhan masyarakat yang merupakan konstituennya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 1 (Medan A).
Berbagai keluhan disampaikan masyarakat kepada Anggota DPRD Sumut Darwin Lubis, saat melaksanakan Reses II Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Tahun Sidang III 2016 – 2017 Daerah Pemilihan Sumut I (Medan A), di dua lokasi, masing-masing Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, pada Senin (6/3/2017), dan Kelurahan Martubung kawasan Pajak Rambe, Kecamatan Medan Labuhan, pada Selasa (7/3/2017).
Kepada konstituennya, Darwin Lubis mengawali sambutannya dengan membangun keakraban dan rasa persaudaraan, menjelaskan tentang kegiatan reses merupakan kewajiban konstitusi Anggota Dewan turun atau mengunjungi konstituen atau masyarakat untuk mendapatkan masukan, saran, pendapat terhadap pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan oleh pemerintah.
“Reses ini adalah amanah undang-undang dan kewajiban bagi anggota legislatif untuk mendengar langsung aspirasi dari masyarakat, sehingga betul-betul dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat  “Ada tiga fungsi pokok legislatif, yakni Legislasi, Budgetting dan Pengawasan, saya berharap mendapatkan banyak masukan dan aspirasi dari masyarakat,” ujar Darwin Lubis.
Dalam sesi diskusi, saat reses di Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Senin (6/3/2017) yang dihadiri Sekretaris Kelurahan Ratna Sari dan sejumlah Kepala Lingkungan, Darwin Lubis yang juga Anggota Komisi D DPRD Sumut.ini menerima keluhan warga soal perluasan atau pelebaran jembatan gantung yang sudah tidak mampu lagi menampung arus lalu lintas. “Kami warga Kelurahan Kota Bangun memohon kepada Pak Darwin, agar bisa memperjuangkan pelebaran jembatan gantung dan mendesak Pemko Medan supaya mempermanenkan jembatan ini,” pinta seorang warga.
Selain permasalahan jembatan gantung, kehadiran Darwin Lubis sebagai Anggota Fraksi Partai Hanura ini, juga dimanfaatkan warga setempat mengeluhkan persoalan kerawanan tindak pelaku kejahatan, disebabkan tidak adanya lampu penerangan (lampu jalan-red). “Ada lampu jalan disepanjang jalan Yos Sudarso ini, tapi kondisi lampu tidak hidup (padam), jalan yang gelap gulita berpotensi rawan kejahatan,” kata Budi, seorang warga di daerah itu.
Ketika reses di Kelurahan Martubung kawasan Pajak Rambe, Kecamatan Medan Labuhan, pada Selasa (7/3/2017), yang dihadiri Sudirman – Kepling 6 Pajak Rambe, Sekretaris Fraksi Hanura Darwin Lubis juga menerima keluhan warga, soal pergantian tiang listrik dari PLN, warga dimintai biaya untuk pergantian tiang listrik. “Masalah ini sudah kami laporkan kepada pihak Kelurahan melalui Kepala Lingkungan, kami dimintai biaya pergantian tiang listrik, kalau tak ada pembayaran, tiang listrik yang kondisinya sudah “kropos” malah tidak diganti,” ungkap seorang warga.
Selain aspirasi soal jembatan gantung di Kelurahan Kota Bangun dan pemungutan biaya pergantian tiang listrik, warga juga mengeluhkan tentang tanah wakaf yang banjir bila hujan turun. “Pak Darwin mohonlah bantu kami, agar keluhan tanah wakaf (pekuburan muslim) yang selalu banjir bisa diperhatikan Pemerintah Kota (Pemko) Medan,” ucap seorang warga lainnya.
Menyikapi aspirasi warga, Anggota Komisi D DPRD Sumut Darwin Lubis  menuturkan, kondisi jembatan gantung di Kelurahan Kota Bangun, sudah seharusnya menjadi perhatian pemerintah, terutama pihak Kelurahan dan Kecamatan. “Pemko Medan agar tanggap dengan kondisi lalu lintas di jembatan gantung, yang dinilai sudah menjadi kebutuhan yang mendesak bagi warga di Kecamatan Medan Deli,” pintanya.
Sedangkan persoalan warga yang dimintai biaya untuk mengganti tiang listrik, kata Darwin Lubis, permasalahan ini akan segera dibicarakan kepada pihak PLN. “Saya minta kepada warga agar membuat laporan ini kepada Komisi D DPRD Sumut secara tertulis, agar Komisi D mempertemukan warga dan pihak PLN guna membicarakan persoalan ini di Rapat Dengar Pendapat (RDP),” ujarnya.
Untuk keluhan masyarakat dari dua Kecamatan Medan Deli dan Medan Labuhan yang mengeluhkan tentang lampu penerangan di sepanjang Jalan Yos Sudarso yang gelap gulita, dikemukakan Darwin, Fraksi Hanura di DPRD Sumut dan DPRD Medan akan mendorong Pemko Medan, untuk segera memperhatikan persoalan kewenangan lampu jalan tersebut. “Kita ketahui, biaya penerangan lampu jalan selama ini kan sudah dikenakan kepada masyarakat, tapi kenyataannya banyak lampu jalan kondisinya padam,” ungkapnya.
“Saya berharap apa yang menjadi aspirasi masyarakat ini dapat di dengar dan ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Medan, dan sebagai wakil rakyat saya mendorong Pemko Medan untuk tanggap dengan persoalan warganya,” tegas Darwin Lubis.(SB/01)
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Hanura, Ir Darwin Lubis melaksanakan reses di Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.