Pasca Penertiban 2016, Saat ini 40 Tiang Reklame Berdiri lagi, Siap-Siap Akan Dibongkar

Sentralberita| Medan~ Kasatpol PP Kota Medan,  M Sofyan mengungkapkan,  ada 13 ruas jalan di Kota Medan yang tidak dibenarkan menyelenggarakan reklame yakni Jalan Sudirman, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, Jalan Wali Kota, Jalan Pengadilan, Jalan Kejaksaan, Jalan Suprapto, Jalan Balai Kota, Jalan  Pulau Penang, Jalan Bukit barisan, Jalan Stasiun dan Jalan Raden Saleh.

Dijelaskannnya, tahun lalu (2016) telah dilakukan penertiban papan reklame sebanyak 175 tiang  di 13 ruas jalan tersebut. Sebanyak 135 tiang dibongkar oleh Tim  Terpadu Penertiban, Penindakan dan pembongkaran Papan Reklame Pemko Medan, sedangkan sisanya sebanyak 40 tiang dibongkar langsung oleh pemiliknya.

Namun pasca dilakukan penertiban tersebut, Sofyan mengungkapkan berdasarkan pantauan yang telah mereka lakukan, tercatat ada 94 tiang papan reklame yang telah didirikan di 13 ruas jalan yang harus steril dari papan reklame tersebut.

Untuk itu Sofyan mengaku Pemko Medan telah menyurati pemilik papan reklame untuk membongkar sendiri papan reklamenya amsing-masing.

“Kita beri waktu 7 x 24 jam agar pemilik papan reklame segera membongkar sendiri papan reklamenya. Jika sampai waktu yang kita berikan itu ternyata tidak juga dibongkar, maka kita lakukan pembongkaran melalui  Tim  Terpadu Penertiban, Penindakan dan pembongkaran Papan Reklame Pemko Medan.  Batas waktu pembongkaran yang kita berikan berakhir, Selasa (7/3),” kata Sofyan, Jum,at (3/2/2017).

Selain papan reklame di 13 ruas jalan terlarang tersebut, Sofyan menegaskan tim juga akan membongkar  seluruh papan reklame bermasalah di Kota Medan.  “Untuk sementara, kita fokuskan dulu penertiban papan reklame yang berdiri di 13 ruas  jalan tersebut.  Seluruh personel telah siap untuk melakukan penertiban!” tegasnya. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.