Musrembang RKPD Kota Tebing Tinggi, Fungsi Pers tidak Dilibatkan?

Ka Bappeda Tebing Tinggi ( berkemeja putih 2 dari kanan ditanya sejumlah wartawan terkait kebijakan usai acara musrenbang.

Sentral Berita| Tebingtinggi~ Meski berlangsung sukses, Musrembang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Tebing Tinggi tahun 2018 dirasakan aneh dan ganjil bagi awak media (Insan Pers) yang ada di Kota itu.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari pada Selasa dan Rabu 21-22 Maret 2017 di Gedung Balai Pertemuan Kartini Jln. Tuanku Imam Bonjol Kota Tebing Tinggi dan melibatkan Delegasi dari berbagai unsur dan elemen yang ada di masyarakat tidak melibatkan wartawan kendati hadir selama acara berlangsung.

Hal itu menuai kekecewaan dan rasa kekhawatiran bagi para Wartawan yang hadir terhadap pelayanan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tebing Tinggi selaku Panitia Penyelenggara. Karena selain pelayanan yang kurang bersahabat, para Wartawan khawatir dana publikasi (jika ada) diselingkuh atau diselewengkan oleh pihak-pihak tertentu, padahal menurut para Wartawan fungsi pers selain sebagai kontrol-sosial juga mitra kerja atau stock holder di pemerintahan dalam mewujudkan pembangunan 4 Pilar Kebangsaan di Negara ini.

Ka. Bappeda Kota Tebing Tinggi Gul Bakhri Siregar  ketika dikonfirmasi di Kantornya,  Kamis (23/03/17) menyangkal adanya dana publikasi bagi Wartawan karena memang tidak ditampung di Berita Penggunaan Anggaran (BPA), namun Gul Bakhri mengakui adanya beberapa wartawan yang ditanggung didalamnya dan enggan menyebutkannya.

“ Wartawan mempublikasikan silahkan, enggak pun nggak masalah. Jadi keberadaan perwakilan wartawan disitu ada untuk memberikan usulan, bukan untuk mempublikasikan”, ungkap Gul, “ Kita transparan koq !” Katanya.

Adapun acara musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2018 yang dibuka Pj.Walikota Tebing Tinggi,H.OK Zulkarnain bertema Kesinambungan Pembangunan dalam Mewujudkan Pusat Pelayanan Jasa dan Perdagangan menuju kota MICE (Meeting,Incentive,Convention and Exhibition) dihadiri dansekaligus menjadi nara sumber oleh mewakili ketua DPRD Chairil Mukmin Tambunan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provsu, HM. Armand Efendi Pohan, Kepala Badan Pengaturan Jalan Tol Kementrian Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat Bambang Eko Hargianto selaku anggota BPJT Pusat serta Deputi Pengembangan Regional BAPPENAS Diwakili Ika Retna Wulandari selaku Kasubdit Kawasan Strategis.

Dalam sambutannya Pj. Walikota menyatakan bahwa pelaksanaan musrenbang saat ini merupakan masa transisi, yakni telah berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) tahun 2017-2021 yang merupakan penjabaran dari visi-misi walikota dan wakil walikota Ir. H.Umar Junaidi-Oki Doni Siregar yang telah terpilih pada proses pemilukada Tebing tinggi yang telah dilaksanakan pada 25 Februari 2017 lalu yang meliputi jasa penunjang pendidikan, kesehatan, perdagangan, pemerintahan, keuangan, transportasi, komunikasi, dan perkantoran. Yang didukung fasilitas perkotaan modern dan pelayanan publik yang handal. ( SB/jontob )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.