Sekwan DPRD Jangan Berlaku Anggota Dewan

Sentralberita| Medan~ Wali Kota mengingatkan agar para Sekretaris DPRD dapat mempertahankan jatidiri sebagai pembantu Kepala Daerah dalam mendukung pekerjaan legislator melayani masyarakat.

“Jangan pula Sekretaris DPRD berlaku sebagai anggota dewan. Jadi bertambah pula jumlah legislator nanti,” kata Eldin pada Workshop Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) LKJIP serta Akuntabilitas Laporan Pengelolaan Keuangan  dan Pemeriksaan Keuangan pada Sekretariat DPRD di Ballroom  Hotel Grand  Mecure Angkasa,Jumat (10/2/2017).

Sekretaris dewan (sekwan) harus dapat mendakomodir kebutuhan legislator dalam menjalankan fungsinya dengan tetap berpegang kepada ketentuan perundangan.

“ Jangan sekali-kali sekwan merestui sesuatu di luar ketentuan yang berlaku. Jadilah sekwan yang baik dan tidak mealnggar aturan,” pesannya.

Ketua Umum ASDEKSI DPRD Kabupaten /Kota Seluruh Indonesia, Tri Puguh Priyadi mengungkapkan, workshop ini penting diikuti agar Sekretaris DPRD tidak gamang dalam melayani kebutuan teknis legislator, terutama berkaitan dengan penggunaan dan pertanggugjawaban anggaran.

Tri juga mengungkapkan,  Sekretaris DPRD memang selalu dalam dilema. Di satu sisi dia adalah bawahan kepala daerah, namun di sisi lain Sekretaris Dewan bertugas melayani kebutuhan pimpinan secara teknis.

“Karena itu kita harus pandai-pandai, sehingga tidak terjerumus dalam dilema. Caranya tentu dengan berpegang kepada SOP dan peraturan yang berlaku,” ujar Tri mengingatkan.

Acara yang digelar Asosiasi Sekretaris Dewan Seluruh Indonesia (ASDEKSI) DPRD Kabupaten/Kota  Seluruh Indonesia ini diikuti 800 peserta dari seluruh Indonesia. (SB/01/H)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.