Akhirnya Paripurna III Ditunda, Henry Jhon: Kehadiran SKPD Cukup Penting

Paripurna penyampaian laporan reses DPRD Medan, Senin (20/2) (foto-SB/01)

Sentralberita| Medan~ Akhirnya paripurna III penyampaian laporan  reses ditunda, setelah sempat diskor 10 menit, namun tetap mayoritas anggota DPRD Medan meminta Paripurna ditunda.

Hal ini disebabkan minimnya kehadiran jajaran pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan para camat.

.Menurut Ketua DPRD Medan, Henry Jhon seharusnya pimpinan SKPD pemko Medan menghadiri laporan reses dewan, sebab hal itu sangat penting terkait situasi kota Medan yang ditemukan para anggota dewan dari masyarakat.

“Banyak sekali sesungguhnya keluhan masyarakat yang diterma dewan ketika reses, kan ini cukup penting untuk didengar yang akan menjadi masukan bagi mereka,”ujar Henry Jhon.

Yang terpenting lagi, kata Jhon, kita akan membuat pokok-pokok pikiran yang nantinya bisa dimasukkan di Musrembang tahun 2017  ini.

Wakil Wali Kota Akhyar Nasution berdalih bahwa ketidakhadiran para pimpinan SKPD dan Camat dikarenakan adanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) di Kecamatan.

Ketua Fraksi Hanura, Landen Marbun tak dapat menerima alasan Akhyar. Menurutnya penetapan jadwal sudah sepengetahuan eksekutif.

“Jadwal paripurna ditetapkan melalui badan musyawarah (Banmus) yang turut menyertakan eksekutif. Kalau beralasan karena ada jadwal yang lain berarti ini sebuah ketidaktaatan terhadap kesepakatan,” kata Landen di Kantor DPRD Medan, Senin (20/2/2017).Ketua Fraksi Partai Demokrat, Heri Zulkarnaen menyampaikan hal yang sama.

“Kami (Fraksi Demokrat) sangat menyesali kejadian ini, kami mau menyampaikan hasil reses langsung ke dinas terkait, tapi pimpinan SKPD tak ada. Ini tak menghormati DPRD,” ujar Heri.

“Padahal baru dilantik akhir Januari kemarin, tapi kinerjanya kok seperti ini,” sambungnya.

Akhyar tak mempermasalahkan penundaan paripurna. Ia juga menyerahkan penjadwalan paripurna kembali kepada DPRD. (SB/01)

.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.