Pembahasan Dikebut, Perda Halal dan Higienis Diprioritaskan Selesai Akhir Maret

Sentralberita| Medan~ Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah tentang Ranperda Pengawasan produk Halal dan higienis DPRD Medan, Rajudin Sagala memprioritaskan produk hukum ini akan selesai pada Maret 2017 mendatang. Untuk tahap awal ini Pansus sudah menyusun jadwal pembahasan pada bulan Februari 2017 dan akan memanggil sejumlah pihak yang punya keterkaitan langsung dengan Ranperda ini.
 
“Untuk ranperda ini kami prioritaskan  akhir Maret sudah bisa diparipurnakan. Kemarin, kita (pansus-red) sudah melakukan rapat penjadwalan dan Alhamdulillah sudah rampung,” jelasn Rajudin Sagala S.Pdi kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Selasa (31/01/2017) siang.
 
Rajudin mengatakan, guna memaksimalkan pembahasan ranperda tersebut, Pansus akan melakukan pembahasan dengan sejumlah pihak diantaranya, Bagian Hukum Pemko Medan, Dinas Perindustrian,  Dinas Perdagangan, Balai Pemeriksa Obat dan Makanan (POM), MUI, Asosiasi Mall, Lembaga Perlindungan Konsumen, Majelis Ulama Indonesia serta pihak akademisi.
 
“Kita ingin memaksimalkan pembahasan ini sehingga bisa bermutu, makanya kita akan berkoordinasi dengan semua pihak. Untuk masalah kehalalan, kita memanggil MUI, Bagian Hukum. Kemudian masalah kesehatannya/higienis pansus akan memanggil Balai POM, MUI dan Yayasan Lembaga Konsumen,” jelasnya.
 
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan ini mengatakan, Perda ininantinya diharapkan bisa menguntungkan semua pihak. “Kita sangat berkepentingan untuk menjadikan produk hokum ini bisa menguntungkan semua pihak. Tidak hanya dari sisi syariatnya dalam hal ini kehalalannya tetapi juga  sehat dan layak konsumsi,” ucapnya.
 
Begitu juga soal ketersediaan daging halal di Kota Medan, Rajudin mengatakan Pansus akan mengintensifkan pembahasan dengan Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) . “RPH juga termasuk yang akan kita panggil dan mintakan pendapatnya terutama soal sertifikasi penyembelihan ddan ketersediaan daging halal di Kota Medan. Begitu juga dengan produk impor kita akan melibatkan Balai POM dan Dinas terkait dalam pembahasannyas,” jelasnya seraya mengatakan hari Senin depan Pansus sudah memulai pembahasan dan memanggil sejumlah pihak yang berkepentingan. (SB/01)
 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.