Rencana Anggaran Daerah Kota Medan Berkurang Menjadi 5,2 T

Henry Jho Hutagalung menyampaikan pandangannya dihadapan  walikota Medan saat penandatanganan anggaran (foto-SB/01)
Henry Jho Hutagalung menyampaikan pandangannya dihadapan walikota Medan saat penandatanganan anggaran (foto-SB/01)

Sentralberita| Medan~ Pemko Medan dan DPRD Medan menyepakati Kebijakan Umum APBD serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUAPPAS) 2017. Penandatangan nota kesepakatan ini dilaksakan di Gedung DPRD Medan, (15/12/2016).

Sesuai hasil rapat yang telah dilakukan oleh Banggar DPRD Kota Medan kemarin (14/12/2016), rencana target pajak daerah tahun anggaran 2017 yang semula diasumsikan mengalami peningkatan sebesar 3,73 persen diharapkan dapat ditingkatkan menjadi sebesar 7 persen dengan mengoptimalkan potensi pajak hotel dan restoran di Kota Medan.

Anggaran daerah Kota Medan yang diasumsikan mencapai 5,4 triliun rupiah, setelah pembahasan KUAPPAS berkurang menjadi sekitar 5,2 triliun rupiah. Anggaran daerah ini berkurang dikarenakan menurunnya dana alokasi umum (DAU).

“Jumlah APBD kita yang jumlahnya menurun dari 5,4 (triliun rupiah) menjadi 5,2 dikarenakan menurunnya DAU dan dana bagi hasil antara Pemprov dengan Pemko”, ungkap Henry John Hutagalung, Ketua DPRD Medan.

Dikatakan Henry, hal ini masih menunggu lagi hasil dari Kementerian Keuangan untuk memastikan apakah masih perlu melakukan revisi terhadap rencana anggaran daerah Kota Medan. Usai penandatanganan nota kesepakatan, pandangan yang sedikit berbeda disampaikan oleh Henry. Politisi PDI-P ini malah memprediksi bahwa rencana anggaran daerah malah turun sebesar 100 miliar rupiah menjadi 5,1 triliun rupiah.

“Prediksinya turun (rencana anggaran daerah). Mereka (Pemko Medan) sekarang lagi mencari darimana pendapatan bisa sampai 100 miliar. Kayaknya mereka prediksi 100 miliar”, ujar Henry saat ditanya wartawan di Gedung DPRD Medan.

Selanjutnya Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengatakan bahwa rencana anggaran daerah paling tinggi diterima oleh Dinas PU Bina Marga. Eldin menyampaikan bahwa anggaran yang tinggi untuk pembangunan infrastruktur di Kota Medan.

“Untuk infrastrukturlah yang akan diprioritaskan. Tetapi tidak menghilangkan anggaran lain pada SKPD lain. Tetap dengan prioritasnya”, ujar Eldin. (SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.