Fraksi Pernas DPRD Medan Pertanyakan Temuan BPK Anggaran Pemko Medan Tahun 2015

deni-1Sentralberita|Medan~ Fraksi Persatuan Nasional DPRD Medan mempertanyakan piutang pajak daerah Pemko Medan sebagaimana hasil temuan audit BPK  pada tahun anggaran 2015 yang lalu mencapai Rp 49,31 milyar lebih, bagaimana kelanjutan penagihannnya.

Demikian antara pandagan umum fraksi Persatuan Nasional (partai Nasdem dan PKPI) DPRD Medan yang disampaikan Deni Maulana Lubis, SE pada paripurna  Pemandangan Umum   Rancangan Peraturan Daerah tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2017 dalam Sidang Paripurna di Gedung DPRD Kota Medan, Selasa (20/12/2016.

Diungkapkan,

  • pajak hotel sebesar rp. 9.21 milyar lebih;
  • pajak restoran sebesar rp. 10,05 milyar lebih;
  • pajak hiburan sebesar rp. 1,46 milyar lebih;
  • pajak parkir rp. 1,12 milyar lebih;
  • pajak penerangan jalan sebesar rp. 18,9 milyar lebih;
  • pajak air tanah sebesar rp. 394 juta lebih;
  • pajak reklame sebesar rp. 2,74 milyar lebih;
  • pajak bumi dan bangunan sebesar rp. 453,40 milyar lebih;

Dari rincian diatas,  piutang pajak daerah kota medan mencapai rp. 497,31 milyar lebih, bagaimana kelanjutan penagihannya. mohon penjelasan?

  1. Berdasarkan hasil audit BPK tahun anggaran 2015, bahwa piutang retribusi daerah mencapai rp. 6,70 milyar lebih, yang terdiri dari :
  • piutang retribusi sewa bangunan milik pemerintah kota medan pada dinas perumahan dan pemukiman sebesar rp. 3.03 milyar lebih;
  • piutang retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran pada dinas pencegah pemadam kebakaran sebesar rp. 9,11 juta lebih;
  • piutang retribusi pelayanan kebersihan sebesar rp. 3.65 milyar lebih; Untuk itu kami juga mohon penjelasan, bagaimana kelanjutan penagihannya?
  1. Berdasarkan proyeksi dana bagi hasil dari propinsi pada tahun anggaran 2017 mencapai rp. 931,37 milyar lebih. yang ingin kami pertanyakan apakah hasil piutang propinsi terhadap dana DBH pemko Medan sudah teralisasi, untuk itu mohon penjelasan? (SB/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.