Fraksi PAN Sampaikan Soroton Kritis ke Pemko Medan

kuat-fotoSentralberita| Medan~ Fraksi PAN DPRD Medan menyampaikan sorotan kritisnya   berbagai hal ketika menyampaikan pemandangan umumnya  pada Ranperda anggaran pendapatan dan belaja daerah pada Paripurna DPRD Medan, Selasa (20/12/2016).

Menurut Fraksi PAN DPRD Medan, berdasarkan struktur rencana anggaran pendapatan daerah kota Medan pada APBD tahun anggaran 2017 disebutkan target pendapatan asli daerah sebesar 1.9 triliun lebih. naik hanya sebesar 88,9 milyar lebih atau4,72 persen dari tahun anggaran sebelumnya 2016.

“ Kenaikkan ini kita apresiasi, namun kenaikkan ini kuranglah berarti dibanding dengan potensi sumber yang ada dengan berkembang dan bertambah pesatnya jumlah hotel, restoran, tempat parkir dan pajak air tanah. Seharusnya penambahan pendapatan asli daerah kota Medan lebih besar lagi dan signifikan,” ujar Kuat Surbakti ketika membacakan pandangan  Fraksi PAN DPRD kota Medan atas Ranperda kota Medan tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2017, Selasa (20/12/2016) di gedung DPRD Medan.

Selain itu, Faksi PAN DPRD Medan menilai  soal pajak. Dari jumlah yang tertera dalam buku rancangan APBD , kenaikkan dari jenis-jenis pajak diatas seperti seolah-olah diatur, yang penting terlihat ada kenaikan.

Kenaikkannya dibanding dengan pendapatan asli daerah pada tahun sebelumnya, yakni tahun 2016, hanya 1 sampai dengan 3 milyar saja. demikian juga dengan pajak hiburan, hanya dipatok kenaikan pedapatan 500 juta saja.padahal potensi arena dan kegiatan hiburan di kota Medan terus dan semakin meningkat.

Dari  pendapatan dari bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (bphtb), terlihat tidak ada sedikitpun peningkatan dari tahun sebelumnya, tetap sebesar 336 milyar lebih. mohon penjelasan, minta fraksi PAN.

Berdasarkan data yang disampaikan dinas kesehatan kota Medan, disebutkan bahwa 803.711 jiwa sebagai peserta BPJS kesehatan yang dibiayai pemerintah kesemuanya dikategorikan penduduk miskin.

Jumlah 803.711 jiwa tersebut terdiri dari 450.736 jiwa peserta BPJS PBI 253.375 jiwa adalah peserta bpjs terintegrasi dari Medan sehat dan sisanya dari program Jamkesda yang terintegrasi ke BPJS (APBD provinsi). dengan data tersebut maka keseluruhan penerima bpjs kesehatan kategori penduduk miskin di kota medan hampir 40 persen dari jumlah seluruh penduduk kota medan yang diperkirakan berjumlah 2,4 juta.

Data tersebut menurut Fraksi PAN sangat berbeda dari yang di sampaikan BPS , bahwa masyarakat miskin kota medan sekitar 9 persen. menilai hal ini, fraksi pan DPRD  kota Medan mensinyalir data warga miskin di Medan tumpang tindih dan penerima manfaat BPJS tidak tepat sasaran.

Potensi kerugian negara disini sangatlah besar. oleh karena itu, fraksi pan DPRD kota Medan meminta agar pemerintah kota Medan melalui instansi terkait untuk benar-benar kembali melakukan verifikasi dan pendataan ulang masyarakat miskin yang ada dan mengalokasikan anggaran dari pusat, propinsi dan Medan dalam hal kesehatan ini benar-benar diterima oleh yang mereka-mereka yang berhak. (SB/01)

Comments