Rancangan P-APBD TA 2016 Labura Rp1,048 Triliun

laburaBupati Labuhanbatu Utara (Labura) H Kharuddin Syah SE menyampaikan nota pengantar Rancangan P-APBD TA 2016 dalam sidang paripurna DPRD Labura, Senin. Sidang dipimpin Ketua DPRD Drs Ali Tambunan dan dihadiri Sekdakab Drs H Edy Sampurna Rambey MSi, asisten dan pimpinan SKPD.

Dikatakannya, dalam penyampaian KUA PPAS P-APBD TA 2016 lalu terdapat beberapa hal mendasar yang mempengaruhi perubahan yaitu alokasi bantuan keuangan dari Pemprovsu, pengalokasian Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik dan nonfisik serta tambahan DAK, berubahnya alokasi dana kapitasi dan klaim BPJS yang secara khusus telah ditetapkan peruntukannya.

Demikian juga adanya penyempurnaan gaji dan tunjangan termasuk pembayaran tunjangan hari raya kepada PNS dan pejabat negara serta anggota DPRD.

“Pada APBD murni TA 2016 jumlah PAD direncanakan sebesar Rp843,873 miliar. Dan dalam rancangan P-APBD TA 2016 direncanakan menjadi sebesar Rp1,048 triliun mengalami pertambahan sebesar Rp204,835 miliar atau naik 24,27%,” katanya.

Lebih rinci disebutkannya, PAD direncanakan sebesar Rp36,839 miliar lebih, PAD dari perimbangan direncanakan sebesar Rp890,829 miliar lebih dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan Rp121,040 miliar lebih.

Dengan adanya pertambahan pendapatan daerah dan sisa lebih penghitungan anggaran TA 2015 sebesar Rp30,243 miliar lebih berimplikasi bertambahnya jumlah belanja daerah pada P-APBD TA 2016.

Belanja daerah direncanakan bertambah Rp235,089 miliar lebih atau naik 27,96% dari sebelum perubahan P-APBD TA 2016 sehubungan menjadi Rp1,075 triliun. Rinciannya belanja tidak langsung bertambah Rp41,460.miliar atau naik 7,91% dari sebelum P-APBD TA 2016 sehingga menjadi Rp565,696 miliar lebih.

Kemudian belanja langsung bertambah Rp193,629 miliar lebih atau naik 61,17% dari sebelum P-APBD TA 2016 sehingga menjadi Rp510,186 miliar lebih.

Pada bagian lain bupati menyebutkan, pada sisi penerimaan pembiayaan direncanakan setelah perubahan sebesar Rp31,174 miliar lebih yang berasal dari sisa lebih penghitungan anggaran TA sebelumnya sebesar Rp30,254 miliar lebih dan direncanakan penerimaan kembali pemberian pinjaman kepada koperasi dan UMKM sebesar Rp920 juta.

Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan pada P-APBD TA 2016 ini tidak mengalami perubahan yaitu sebesar Rp4 miliar yang terdiri dari penyertaan modal pada PT Bank Sumut Rp2 miliar dan pemberian pinjaman kepada koperasi dan UMKM sebesar Rp2 miliar.

Setelah mendengar nota pengantar, pimpinan sidang menskor hingga Selasa dengan agenda mendengarkan pandangan fraksi-fraksi atas nota pengantar yang diajukan bupati. (Wandi)

Teks Foto:
Rapat paripurna di DPRD Labura membahas Rancangan P.APBD T.A.2016

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.