Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Sergai

 ling Sentral Berita| Sergai~Lingkungan merupakan hal terpenting bagi kita, karena lingkungan mempengaruhi perkembangan hidup manusia.
Akan tetapi dewasa ini sering timbul berbagai macam permasalahan tentang lingkungan hidup yang menjadi pembicaraan di Indonesia bahkan di dunia. Indonesia sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman hayati dan merupakan rumah dari 17% total spesies yang ada di dunia dan untuk kelautan setidaknya terdapat ribuan spesies. Namun keanekaragaman hayati itu menghadapi ancaman kepunahan karena perusakan habitat dan perburuan.
Oleh karenanya, pemerintah menegaskan perlindungan terhadap Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL).Permasalahan lingkungan yang sangat serius lainnya yakni pencemaran air dan udara, persampahan dan B3 maupun limbah B3 serta kerusakan akibat pertambangan. Hal ini jugalah yang menjadi permasalahan di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Hal ini dikemukakan Bupati Ir. H. Soekirman dalam sambutannya saat menghadiri Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tingkat Kabupaten Sergai Tahun 2016 di bantaran Sungai Baungan Kecamatan Perbaungan, Rabu (2/11).

Sejalan dengan semangat peringatan Hari Lingkungan Hidup di tingkat Nasional, peringatan Hari Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai yang dilaksanakan bulan November bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Nasional yang jatuh 28 November, Bupati Soekirman juga mengajak seluruh masyarakat dan para stakeholder untuk ikut berpartisipasi menyelamatkan tumbuhan dan satwa sebagai penyangga kehidupan mulai dari lingkungan masing-masing dengan menanam bunga dan pohon di halaman rumah serta memelihara tanaman yang terdapat di bantaran sungai dan pantai, ujar Bupati Sergai.

Sesuai tema Hari Lingkungan Hidup Internasional “Go Wild For Life” dan tema nasional “Selamatkan Tumbuhan dan Satwa Liar untuk Kehidupan”, kita sebagai masyarakat berada pada posisi yang strategis baik sebagai potensi sumber masalah dan juga potensi solusi seharusnya ikut berpartisipasi dalam upaya pengelolaan lingkungan salah satunya kegiatan hari ini melakukan jalan santai sambil memungut sampah.

Bupati Soekirman berharap agar momen Hari Lingkungan Hidup sedunia ini menjadi alarm, tanda siaga kita untuk terus berupaya dan bekerja keras mengatasi berbagai masalah lingkungan yang banyak, kompleks dan rumit. Oleh karena itu ada empat kunci yang perlu dilaksanakan dalam menjaga kelestarian lingkungan yakni pertama, kesadaran, kedua, pengetahuan, ketiga, peraturan dan keempat, partisipasi masyarakat. “Marilah lestarikan alam, jaga hutan dan keanekaragaman hayati untuk anak cucu kita”, pungkas H. Soekirman.

Sebelumnya Kakan Lingkungan Hidup Drs. Sofian M.Pd melaporkan bahwa tujuan dilaksanakannya peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sebagai upaya menggerakkan berbagai komponen masyarakat dalam melakukan aksi nyata melindungi dan mengelola lingkungan hidup serta meningkatkan pemahaman stakeholder di Kabupaten Sergai.

Acara dimeriahkan dengan jalan santai sambil memungut sampah, penanaman pohon secara simbolis di bantaran Sungai Baungan, penandatangan Deklarasi Masyarakat Pencinta Sungai Baungan oleh Kades Kota Galuh, Citaman Jernih, Desa Melati II dan Lurah Simpang Tiga Pekan, penyerahan bibit pohon, pemberian penghargaan kepada perusahaan yang taat pada peraturan lingkungan hidup. Selanjutnya penyerahan hadiah perlombaan pengetahuan lingkungan hidup untuk tingkat SD, SMP, SMA dalam kegiatan peningkatan edukasi dan komunikasi masyarakat di bidang lingkungan, lomba karya ilmiah lingkungan hidup dan pidato tingkat SMA, lomba puisi lingkungan hidup tingkat SMP dan lucky draw.

Acara ini juga disambungkan dengan Kantor Pusat Environment Online International (ENO) di Finlandia.

Hadir pada kegiatan tersebut Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto, SH, S.IK, MH, Kajari Kabupaten Sergai Erwin Panjaitan SH, mewakili Dandim 0204/DS, Ketua PN Tebing Tinggi dan DPRD, Ketua TP. PKK Ny. Hj. Marliah Soekirman, Ketua GOP (SB/Jhontob)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.