Empat Kecamatan Berbagi Emas Tenis Lapangan Porkot

Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani foto bersama dengan peraih medali emas cabang tenis lapangan, Selasa (1/11) di pangan Pelti Medan (foto-SB/ist)
Ketua KONI Medan Eddy H Sibarani foto bersama dengan peraih medali emas cabang tenis lapangan, Selasa (1/11) di pangan Pelti Medan (foto-SB/ist)

Sentralberta| Medan~ Empat kecamatan berbagi medali emas cabang olahraga tenis Porkot Medan VIII/2016 di Lapangan Tenis Pelti Medan, Jl Kejaksaan Ujung Medan, Senin (1/11).
Empat kecamatan yang meraih medali emas adalah Medan Deli, Medan Petisah, Medan Sunggal, dan Medan Selayang. Selain medali, para juara juga mendapatkan piagam penghargaan.
Medan Deli meraih medali emas melalui nomor tunggal putra disumbangkan M Rizky Ananda setelah di final mengalahkan Jeremy Hansel (Selayang) dengan skor 8-3. Perunggu menjadi milik M Rizky Sihotang (Petisah) dan Raidan Milando (Polonia).
Medan Petisah menyabet medali  emas dari nomor ganda putra disumbangkan M Rizky Sihotang/Dharma Jaya setelah di final menang atas M Thoriq/Reinaldy (Helvetia) 8-5. Medali perunggu diraih Cakra Jati/Rivaldy (Marelan) dan Surya Sabrizal/Rajab (Johor).
Kecamatan Medan Sunggal meraih emas dari nomor tunggal putri lewat Nabilah Bilqis setelah mengungguli Aulia Nazlita Daulay (Selayang) 8-2. Medali perunggu diraih Indah Safirah (Petisah) dan Aulia Nur Insani (Timur).
Medan Selayang turut meraih medali emas dari nomor ganda campuran disabet Jeremy Hansel/Aulia Nazlita Daulay usai menang dari M Rizky Sihotang/Indah Safira 8-6. Perunggu disabet Nawa Ajeng/Rivaldy (Marelan) dan Bilqis/Jacky Mubaroq (Sunggal).
Cabor tenis Porkot ditutup resmi Ketua Umum KONI Medan, Drs Eddy H Sibarani dan Ketua Panitia HT Daniel Mozard. Dalam sambutannya, Eddy mengapresiasi Pengkot Pelti Medan di bawah kepemimpinan Agus Sudaryanto telah menyukseskan cabor tenis.
“KONI berharap setelah ajang Porkot ini Pelti Medan terus bersemangat menggelar kejuaraan yang sangat penting dalam mendukung pembinaan. KONI juga apresiasi Pelti Medan yang sudah menggelar Liga Tenis Junior,” ucapnya.
Eddy juga merasa bangga melihat antusiasme para orangtua mendampingi anak-anaknya bertanding. “Dengan adanya dukungan dari orangtua, kami yakin para atlet akan lebih termotivasi untuk berprestasi,” pungkas Eddy.
Ketua Umum Pengkot Pelti Medan Agus Sudaryanto, melaui Ketua Harian Sutan Amas Muda dan Taufiqurrahman, mengapresiasi KONI Medan yang terus rutin menggelar Porkot dan menjadikan tenis sebagai salah satu cabor yang dipertandingkan.
“Porkot ini sekaligus ajang menentukan atlet yang akan menjadi binaan KONI Medan. Cabor tenis juga merujuk PON 2020 dengan membatasi usia peserta maksimal 17 tahun atau saat PON nanti berusia di bawah 21 tahun,” jelas Sutan yang juga Ketua Panitia Cabor Tenis Porkot. (SB/01¬† )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.