Ratusan Nelayan Tradisional Bakar Tiga Pukat Trawl

nelaanSentral Berita| Labuhan Batu~Ratusan nelayan di Desa Tanjung Leidong dan Simandulang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Sumatera Utara, membakar dan meledakkan tiga kapal pukat trawl atau pukat harimau, Minggu (9/10) sekitar pukul 10.00 WIB.

Aksi pembakaran tersebut dilakukan bermula saat nelayan tradisional mengetahui 3 kapal pukat trawl beroperasi di perairan perbatasan kabupaten tersebut.

Kapolsek Kualuh Hilir AKP Jony Tampubolon ketika dikonfirmasi, Senin (10/10) mengatakan, aksi pembakaran bermula saat nelayan tradisional mengetahui 3 kapal pukat trawl beroperasi di perairan perbatasan Asahan dan Labura.

“Para nelayan tradisional merasa kesal karena kapal tersebut beroperasi dengan menggunakan pukat trawl. Kemudian mereka membakar 3 kapal tersebut. Dua kapal tersebut milik warga Tanjung Leidong dan satu milik warga Simandulang,” ujar Kapolsek.

“Kami menyaksikan asap membungbung tinggi dan melakukan pengejaran dan pengamanan. Sebanyak 29 pelaku berhasil diamankan dan telah diserahkan ke Polres Labuhanbatu guna proses lebih lanjut. Sedang pelaku lainnya melarikan diri. Saat dilakukan penangkapan sempat terjadi perlawanan dari nelayan,” sambung Kapolsek.Lanjut Kapolsek, para pelaku melakukan pembakaran den

gan menggunakan solar yang ada di kapal dan bom molotov.

“Dalam peritiwa ini tidak ada korban jiwa. Sebelum melakukan pembakaran para nelayan terlebih dahulu menurunkan ABK dan awak kapal,” terangnya.Terpisah saat dikonfirmasi, Dan Pos Pol Airud Tanjung Leidong Bripka Beroto menyebutkan, kondisi perairan Tanjung Leidong dan Simandulang setelah peristiwa telah kondusif.

“Sebanyak 15 personel Polres Labuhanbatu dibantu personel Polsek Kualuh Hilir, Kamla dan Muspika diturunkan mengamankan guna mencegah peristiwa berlanjut,” ujar Beroto melalui telepon selular. (SB/Wandi)

Teks Foto:
Nelayan tradisional Kualuh Leidong diamankan Polsek Kualuh Hilir setelah melakukan pembakaran kapal pukat trawl, Minggu (9/10)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.