Medan Denai Bertekad Pertahankan Gelar Juara Umum Porkot 2016

Ketua KONI Medan Denai Widodo (tengah) didampingi Wakil Ketua Isnaini Risa dan Bendahara Yuni Fitriani di kantor Koni Medan, Selasa (25/10).
Ketua KONI Medan Denai Widodo (tengah) didampingi Wakil Ketua Isnaini Risa dan Bendahara Yuni Fitriani di kantor Koni Medan, Selasa (25/10).

Sentralberita| Medan~ Kecamatan Medan Denai sebagai juara umum Porkot Medan VII 2015 bertekad mempertahankan gelar juara umum dalam penyelenggaraan Porkot Medan VIII 2016, 29 Oktober hingga 5 Nopember.

Tekad tersebut diungkapkan Ketua KONI Kecamatan Medan Denai Widodo didampingi Wakil Ketua Isnaini Risa dan Bendahara Yuni Fitriani, Selasa (25/10).
Dalam penyelenggaraan Porkot VIII, Koni Medan Denai  dalam upaya mempertahankan gelarnya mengandalkan 180 atlet yang berlaga pada 24 cabang.
Beberapa cabor akan menjadi andalan Medan Denai antara lain renang, karate, gulat, atletik, drumband. “Renang akan kembali menjadi salah satu cabor andalan Medan Denai dan akan diperkuat perenang andalannya M Fahri. Dalam Porkot 2015 Fahri terbukti sangat produktif dan menyumbang banyak emas dari renang,” kata Widodo.
Diakui tekad untuk mempertahankan gelar juara umum yang sudah kita raih dalam 3 tahun berturut penyelenggaraan Porkot, mendapat dukungan penuh dari Camat Medan Denai, Hendra Asmilan SIP dan tokoh masyarakat Medan Denai. “Artinya keberhasilan kita merebut tiga kali juara umum Porkot VIII sudah menjadi kebanggaan masyarakat Medan Denai, sebab itu kami akan berusaha mempertahankannya hingga titik darah penghabisan,” ujar Widodo.
Namun diakui tantangan pasti tidak ringan karena rival bakal berjuang keras merebut gelar bergengsi itu. Rivalitas itu diperkirakan datang dari runnerup tahun lalu Medan Timur dan peringkat ketiga Medan Helvetia. Helvetia bahkan menurunkan atlet hingga 280 orang. “Jadi bukan Medan Denai yang mengirimkan atlet paling banyak, tapi justru Helvetia. Hal ini.menunjukkan ambisi Helvetia untuk juara umum tentu sangat besar,” tambah Widodo.
Namun Widodo mengaku hal ini.menjadi tantangan bagi Medan Denai. Sebab itu Medan Denai akan berkerjakeras dengan turun langsung memberi.support dan motifasi kepada atlet. Sentuhan kecil berupa motifasi dan support terbukti membawa manfaat seperti selama.ini dimana atlet makin bersenangat.
“Meski tantangan tahun ini pasti lebih berat kami tetap optimis, karena kelebihan kami setiap cabang produktif memberi kontribusi medali dan jarang ada yang gagal,” sebutnya.

Mengenai total medali emas yang akan didulang kali dalam Porkot kali ini diprediiksi sama seperti tahun lalu yakni total 38 emas. “Kita usahakan tidak turun total raihan emasnya meski ada beberapa atlet andalan kita tidak bisa turun karena meraih medali di PON seperti Widodo dan Desynta Banurea,” ungkap Widodo. (SB/01/rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.