Listrik Padam Aktivitas Lumpuh di Labura

Gardu induk PLN Unit Aekkanopan saat dilakukan pemeriksaan/perawatan
Gardu induk PLN Unit Aekkanopan saat dilakukan pemeriksaan/perawatan (Foto-SB/Wandi)

Sentralberita| Labura ~Seluruh masyarakat di dua Kecamatan mengeluh akibat pemadam listrik yang dilakukan oleh Kantor PLN unit aekkanopan sampai sembilan jam lamanya.

Pardo salah seorang warga Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) Sumatera Utara, menyampaikan kekesalannya pada awak media akibat pemadaman listrik, Rabu (19/10/2016).

 Dijelaskannya, bagaimana masyarakat tidak kesal sebab aktivitas dirumah bergantung dengan PLN. Apalagi saya tinggal di kompleks perumahan, air disini semua pakai sumur bor. Jika listrik mati kami tidak ada air, kecuali rumah disini pakai sumur yang digali jika listrik mati, masih bisa mengambil air dengan cara menimba dengan tali. Ujarnya.

Terpisah, salah seorang warga Kelurahan Aekkanopan, Kecamatan Kualuh Hulu, bermarga gultom mengatakan ” akibat pemadaman listrik usaha saya merugi. Saya punya usaha mesin fotocopy, jika listrik padam terpaksa kegiatan terganggu dan harus menghidupkan mesin Genset untuk menyalakan listrik. Untuk itu saya harus mengeluarkan biaya untuk beli BBM” tandasnya.

Harapan kami agar kejadian pemadaman listrik ini tidak terulang kembali. Sebab sekarang ini listrik sumber aktifitas, jika PLN padam semua kegiatan pasti terganggu.

Sementara, saat dikonfirmasi wartawan terkait pemadaman listrik pada Kantor PLN Unit Aekkanopan, Fernando Turnip (Supervisor) menuturkan “penyebab terjadinya pemadaman listrik yaitu perawatan pada gardu induk PLN Unit Aekkanopan yang terletak di Desa Kanopan Ulu. Sebab jadwal perawatan dilakukan setahun sekali dan pemadaman listrik ini hanya hari ini saja (Rabu)” ucapnya.

 Dijelaskannya, perawatan tersebut seperti melakukan service yaitu mengganti oli mesin, memeriksa kekencangan baut dan lainnya. Sebelum dilakukan pemadaman listrik pihak PLN unit aekkanopan juga sudah menghimbau/memberitahukan pada masyarakat melalui siaran Radio dan surat pada Kepala Desa. Pemadam dilakukan mulai pukul 8:00 wib (pagi) sampai pukul 16:00 wib. Ucapnya.
(SB/Wandi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.