Turnamen Gaplek Jurnalis, Gubsu: Mari Lestarikan Permainan Masyarakat

Gubsu menyerahkan pila juara turnamen dambatu melalui ketua panitia Fik Sagala (SB/foto/01)
Gubsu menyerahkan pila juara turnamen dambatu melalui ketua panitia Fik Sagala (SB/foto/01)

Medan, (sentralberita)-  Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Ir H Tengku Erry Nuradi MSi mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Turnamen Gaplek Warkop Jurnalis (TGWJM) dalam rangka menyambut HUT RI ke 71 tahun 2016. Turnamen tersebut merupakan salah satu upaya dalam melestarikan permainan masyarakat lokal.

 Apresiasi tersebut disampaikan Tengku Erry Nuradi saat menutup TGWJM di Warkop Jurnalis, Jl H Agus Salim Medan, Senin (15/8/2016).

 Hadir dalam acara tersebut Ketua Federasi Olahraga dan Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Sumut Joharis Lubis, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) Sumut Hamonangan Panggabean, Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah (Kanwil) I Medan Ketut Suhardiono dan seratusan wartawan dari berbagai media cetak, radio, televise dan media online.

 Dalam kesempatan itu, Erry mengatakan, Indonesia kaya akan berbagai permainan ketangkasan maupun bersifat hiburan. Salah satunya adalah gaplek (dam batu). Olahraga gaplek menuntut pemain memiliki strategi.

 “Kita wajib melestarikan permainan lokal agar tidak punah. Saat ini banyak permainan yang berdampak negatif, seperti game tertentu yang kurang mendidik,” ujar Erry. 

 Erry juga mendorong agar TGWJM menjadi agenda rutin tiap tahun dalam menyambut HUT RI.

 Sementara Ketua FORMI Sumut, Joharis Lubis menyatakan, siap mendukung turnamen maupun lomba olahraga masyarakat lokal.

 FORMI siap bekerjasama dengan semua pihak untuk melestarikan budaya dan permainan local masyarakat kita,” ucap Joharis.

 Ketua Siwo, Hamonangan Panggabean menyatakan apresiasi atas kekompakan jurnalis dalam menggelar TGWJM.

 “Kebersamaan jurnalis adalah modal utama. Kita bisa menggelar berbagai kegiatan positif, tanpa harus meninggalkan tugas utama sebagai agen informasi bagi masyarakat,” sebut Hamonangan.

 Ketua Panitia TGWJM, Fik Sagala mengatakan, peserta turnamen khusus jurnalis, baik yang bekerja di media lokal, nasional maupun internasional.

 “Tujuannya untuk menjalin kekompakan sesame jurnalis. Inti kegiatan adalah dari kita, oleh kita dan untuk kita,” sebut Fik.

 Jumlah peserta TGWJM sebanyak 53 orang dari 68 orang yang sebelumnya telah mendaftarkan diri. Sebagian peserta tidak hadir karena tugas liputan.

 Kegiatan berlangsung selama 2 hari mulai 14 hingga 15 Agustus 2016. Hari pertama merupakan babak penyisihan, perdelapan dan perempat final. Kemudian hari kedua Semi Final dan Final. (SB/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.