Isu Pergantian Pejabat Pemko Merebak, Pencopotan Marasutan Diminta Prioritas

robMedan,(Sentralberita)- Bergulirnya isu pergantian sejumlah pejabat Pemko Medan dalam waktu dekat ini mendapat perhatian serius kalangan anggota DPRD Medan. Wakil rakyat pun mengingatkan Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin agar memprioritaskan pergantian Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kota Medan Drs Marasutan.

 Usulan pencopotan prioritas Marasutan sangat mendasar karena kinerja buruk dan gagal menjalankan sejumlah program kerja mengakibatkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa). Parahnya lagi, terkait system Penerimaan Peserta Disik Baru di kota Medan dinilai paling buruk dan berdampak penurunan kualitas mutu pendidikan di kota Medan.
 
“Kita minta Walikota memprioritaskan pergantian Kadis Pendidikan. Marasutan itu pantas diganti karena tidak memiliki target dan program kerja yang jelas. Buktinya, saat LKPj banyak progam tidak terlaksana, begitu juga di LPj banyak anggaran menjadi Silpa,” ujar Ketua Komisi A DPRD Medan Roby Barus SH kepada wartawan, Kamis (25/8).
 
Menurut politisi PDI P ini lagi, bukti lain kinerja Marasutan sangat buruk yakni masalah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Banyak pihak sekolah negeri yang menerima siswa sisipan melebihi daya tampung karena ketidaktegasan Kadis.
 
Ditambahkan Roby Barus yang membidangi komisi pemerintahan ini, selain desakan untuk pergantian Kadis Pendidikan, Roby mengusulkan sejumlah SKPD yang dijabat Plt Kadis seharusnya dipimpin pejabat defenitip. “Pejabat defenitif kan lebih tanggungjawab dan memiliki keseriusan yang tinggi,” tambah Roby.
 
Sedangkan bagi pejabat yang sudah lama menjabat posisi Kadis, Roby minta kepada Walikota Medan kiranya dilakukan penyegaran. Karena banyak pejabat yang sudah lama menduduki suatu jabatan dipastikan mendapat kejenuhan sehinga kinerjanya sangat lemah.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga menyoroti terkait banyak pejabat Pemko Medan yang butuh penyegaran. Ihwan mendorong Walikota Medan supaya segera melakukan pergantian pejabat di Pemko Medan. Banyak pejabat sekarang ini tidak layak dan tidak mampu karena minim SDM sehingga tidak menguasai tufoksi.  
 
Dikatakan, banyak pimpinan SKPD yang telah menjabat cukup lama sehingga kinerjanya monoton tanpa perubahan untuk  perbaikan. Disebutkan, tak akan mungkin kota Medan ini maju kalau pimpinannya itu itu saja. (SB/01)
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.