Muslim di Rusia Rayakan Idul Fitri Hari Ini

RusiaJakarta, (Sentralberita)- Sekitar 100 orang, hampir semuanya WNI, hadir dalam salat Idul Fitri di lapangan tenis KBRI Moskow, Selasa pagi waktu setempat (5/7). Salat dilakukan di tengah suhu musim panas yang sejuk berangin 16 derajat celcius.

Demikian disampaikan KBRI Moskow dalam rilis yang diterima redaksi beberapa saat lalu.

Di antara WNI juga tampak beberapa warga asing dari Kyrgyzstan, Uzbekistan, Mali dan Pakistan.

Selain staf dan keluarga besar KBRI Moskow, WNI yang hadir meliputi mahasiswa, pekerja terampil dan professional dari Moskow dan kota lain. Ada pula dua mahasiswa yang khusus datang dari kota Yekaterinburg, berjarak 1.750 Km dari Moskow.

Usai salat Ied, sekitar pukul 11 siang seluruh hadirin menuju Wisma Duta untuk memenuhi undangan acara open house. Dubes RI untuk Rusia merangkap Belarus, M. Wahid Supriyadi, beserta istri yang baru tiga bulan berada di Rusia, menyambut hadirin dan mempersilakan mereka menyantap aneka masakan khas Indonesia seperti opor ayam, lontong, sate ayam, dan mi goreng.

“Lebaran ini adalah yang pertama bagi kami di Moskow dan kiranya dalam semangat Lebaran ini kita dapat saling memaafkan dan juga semakin meningkatkan silaturahmi dan kerjasama kita demi suksesnya tugas-tugas yang kita emban,” ujar Dubes Wahid Supriyadi dalam sambutannya.

Salat Iedul Fitri 1437 H dilaksanakan dengan imam salat Ahmad Gunawan Wicaksono yang sehari-hari menjabat Sekretaris Kedua fungsi Protokol Konsuler, dan khatib Darmawan Suparno yang menjabat Minister Counsellor Korfungsi Pensosbud.

Salat Idul Fitri di KBRI Moskow dilakukan lebih cepat dari di tanah air Indonesia karena mengikuti Keputusan Dewan Mufti Rusia yang menetapkan 1 Syawal 1437 H jatuh pada Selasa 5 Juli 2016.

“Tadi malam usai buka puasa terakhir dan salat magrib, beberapa puluh jamaah juga mengadakan takbiran di mushola KBRI hingga dini hari,” ujar Nanang Fadillah, Counsellor Pensosbud.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, salat Iedul Fitri 1437 bagi sebagian besar warga Moskow dilakukan di masjid Jami Prospek Mira, masjid terbesar di Eropa. Diperkirakan lebih 100.000 warga Muslim Rusia hadir di masjid yang dalam bahasa setempat disebut “Masjid Katedral”. (SB/01/RMOL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.