Equaliz Grup Band Karya lima Mahasiswa USU Raih Prestasi

 ffffff-1Medan, (Sentralberita)- Sebagai seorang mahasiswa yang memiliki begitu banyak tuntutan kuliah, seperti tugas, ujian dan pengerjaan skripsi tidak membuat kelima mahasiswa jurusan Etnomusikologi USU ini berhenti berkarya dan terus mendapatkan prestasi. Prestasi mereka diperoleh atas karya mereka dalam bermusik dan membentuk grup band. Equaliz adalah nama band yang dibentuk oleh kelima mahasiswa tersebut pada 1 Oktober 2014 silam.

Equaliz adalah band yang bergenre british rock yang digawangi oleh; Benny (vokalis), Goppaz (drummer), Muek (gitaris), Joseph (bassis) dan Ryan (keyboardis). Mereka berlima berasal dari Etnomusikologi USU dan walaupun memiliki selera musik yang berbeda tiap personil tetapi mereka dapat menentukan british rock  sebagai kiblatnya Equaliz. Kelima mahasiswa ini bertekad untuk menggapai tujuan mereka yaitu untuk terus berkarya agar menembus pasar musik Indonesia. “Emang tujuan awal kami membentuk Equaliz ini selain untuk berkarya juga untuk meraih berbagai penghargaan di Nasional dulu lah“ ujar Benny.

Di tengah kesibukan kuliah yang begitu padat, kelima mahasiswa ini berhasil memperoleh jalan yang cukup singkat dalam meraih prestasi demi prestasi. Prestasi yang awal sekali diraih adalah menjadi juara 1 dalam acara Festival Samosir di Samosir. “Di Festival Samosir, kami mengcover lagu Sik Sik Sibatumanik menjadi british rock yang ternyata kami mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat” kata Goppaz.

Menjadi juara di Festival Samosir tidak membuat Equaliz berhenti, selanjutnya mereka mengikuti kompetisi musik A-Zone yang ternyata mereka kembali keluar sebagai juara 1 di titik dimana mereka ikut berlomba. A-Zone sendiri merupakan kompetisi yang diadakan oleh satu pabrik rokok ternaman dan juara-juara dari beberapa titik akan diadu kembali di acara besar yaitu Soundsation. Equaliz kembali mengikuti Soundasation untuk bersaing dengan band-band lokal lainnya. Kualitas mereka pun berhasil membuat mereka dinobatkan sebagai juara 1 Soundsation 2015. Reward terbesar yang mereka peroleh adalah diundang untuk main di acara besar Soundrenaline Bali 2015.  “Nah akhirnya setelah menjadi juara 1 Sound Sation regional Sumut, kami mendapatkan reward diundang sebagai guest star untuk main di Soundrenaline Bali di Graha Wisnu Kencana. Bener-bener banggalah kami anak Medan bisa main di Soundrenaline dalam waktu setahun”. tambah Goppaz.

Mereka berhasil menyabet semua gelar dari Festival Samosir hingga Soundrenaline adalah pada saat mereka semua masih berstatus mahasiswa di USU. “Jelas bangga dong, masih mahasiswa kami pada saat itu. Ini buktinya pendidikan dan karya harus seimbang lah, apalagi prestasi juga harus ada”  kata Benny menambahkan

Prestasi kelima mahasiswa ini ternyata tidak hanya secara grup band saja, dalam hal individu mereka juga punya prestasi yang patut dibanggakan. Seperti sang gitaris Equaliz yaitu Muek. Dia pernah nampil sebagai pengiring Judika. Ada Goppaz sang drummer yang sering tampil di acara java Jazz. Benny sang vokalis yang menjadi juara 1 dalam Festival Budaya Kemenpora. Dan para personil Equaliz lain juga punya prestasi yang tidak kalah menarik dan membanggakan. Semua ini mereka dapatkan sewaktu masih di bangku kuliah dan dalam jangka waktu kurang lebih setahun. Kuliah bukan berarti sebagai halangan mereka untuk berkarya dan bukan berarti kuliah mereka terabaikan. “Ya walaupun kami anak band bukan berarti tinggalin pendidikan. Semuanya tamat tepat waktu, tinggal Goppaz dan Reno lah paling lama tahun ini selesai” tutup Benny. (SB/01/rel)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.