Edison Sianturi Ketua DPD PPN Sumut Siap Dampingi Erry Nuradi

IMG-20160617-WA0006-1Medan, (Sentralberita)- Sesuai dengan amanah UU Nomor 8 tahun 2015 bahwa pengisian jabatan Wakil Gubernur Sumut itu diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik, kata Edison Sianturi di Medan, Minggu (19/6/2016).

Edison Sianturi sebagai Ketua DPD PPN Sumut yang menjadi salah satu partai pengusung siap maju menjadi Calon Wakil Gubernur Sumut untuk mendampingi Tengku Erry sampai tahun 2018.

Karena hingga saat ini, ungkap Edison Sianturi, partai pengusung/pendukung pasangan Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi pada Pilgubsu 2013 lalu belum ada yang mengusulkan nama calon wakil gubernur untuk mendampingi Tengku Erry.

“5 partai politik pendukung pasangan GANTENG (Gatot-Tengku Erry) sampai hari ini belum ada progres dalam pengisian kursi wakil gubernur tersebut, hanya masih ditingkat wacana atau sekedar debat politik di media saja,” ujar Edison.

Sebagaimana diketahui, ungkap Edison bahwa sudah hampir 1 bulan Tengku Erry Nuradi telah dilantik menjadi Gubernur Sumatera Utara menggantikan Gatot Pujo Nugroho yang tersandung masalah hukum.

Namun partai politik atau gabungan partai politik pendukung pasangan GANTENG, kata Edison, seperti PKS, Hanura, PPN, Patriot dan PKNU sampai hari ini belum ada progres dalam pengisian kursi wakil gubernur.

Padahal nantinya, menurut Edison, ada 2 nama yang diusulkan partai politik pengusung ke DPRD Sumut.

“Dan nantinya salah satu dari 2 nama yang diusulkan itu akan diputuskan oleh DPRD Sumut,” ujar mantan Anggota DPRD Sumut ini.

Dalam beberapa waktu lalu, ungkap Edison Sianturi, telah dilakukan pertemuan antara partai pendukung, namun hanya dihadiri oleh PKS, PPN, Patriot dan PKNU, sedangkan Hanura tidak hadir tanpa alasan yang jelas.

Mengingat waktu yang berjalan terus, kata Edison, tentunya kami akan mengundang kembali partai politik pendukung GANTENG untuk duduk bersama membahas cawagub yang akan diusulkan.

“Saya sendiri sebagai Ketua DPD PPN Sumut menyatakan siap maju jadi cawagub untuk mendampingi Tengku Erry sampai 2018,” katanya.

Mungkin akan ada juga calon-calon dari partai yang 4 lagi, sebut Edison, disinilah nanti digodok sampai menghasilkan 2 nama yang akan kita minta kepada gubernur agar disurati ke DPRD Sumut.

Edison mengaku dirinya mau maju menjadi wakil gubernur untuk mendampingi Tengku Erry karena dari sisi politik sudah memiliki pengalaman di DPRD Sumut maupun di partai politik dan berpengalaman di organisasi.(SB/01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.