BPJS Diminta Sosialisasi Kepada Masyarakat

125-1Medan, (Sentralberita )- Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial  (BPJS) diminta untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat terutama peserta BPJS Mandiri dan Badan Usaha terkai terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) nomor 28/2016 tentang perubahan ketiga atas peraturan Presiden nomor 12/2014, dimana mulai 1 Juni 2016, batas toleransi keterlambatan iuran peserta Mandiri  dan peserta Badan Usaha adalah satu bulan, jika peserta menunggak lebih dari satu bulan maka penjaminan peserta akan dihentikan sementara.

Hal  ini Walikota Medan diwakili Sekda Ir Syaiful Bahri pada acara forum kemitraan dengan Pemangku kepentingan utama Kota Medan, Kamis (16/6) dib alai Kota Medan, hadir Kepala Cabang BPJS Medan dr Asnila Dewi Harahap. Kepala Unit Pemasaran  Ratna Dewi Ningsih, Kepala Unit UPM-4 dan Kepesertaan Rosmayanti Nasution, Dinas Dukcapil Medan, Dinas Kesehatan Medan dan para pemangku kepentingan utama lainnya.

  Dikatakannya, BPJS didalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara prosfesional agar masyarakat betul-betul menikmati kesehatan, jangan cepat merasa berpuas diri lakukan evaluasi  sampai sejauh mana BPJS kesehatan telah memberikan pelayanan kepada masyarakat peserta, agar kedepannya BPJS  lebih baik lagi dan memberikan pelayanan yang menyentuh kepada  masyarakat. (SB/01/D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.