Butuh Rp 5,11T Benahi Jalan di Wilayah KSN Danau Toba

RAKMedan, (sentralberita)- Plt Gubsu H T Erry Nuradi dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Jend TNI (Purn) Luhut Pandjaitan memimpin Rapat Sinkronisasi Program Pengembangan Danau Toba di Hotel Grand Antares, Sabtu (21/5). Dalam kesempatan itu Luhut menekankan Bupati se- kawasan Danau Toba dan pihak terkait lainnya serius mendukung program prioritas nasional KSN Danau Toba sebagai kawasan wisata.

“Dalam beberapa pekan ini, Perpres tentang Badan Otorita Danau Toba suda bisa ditandatangani presiden, sehingga kita bisa langsung action, saya harap bupati harus mendukung dan memberikan masukan dalam rangka mendukung kesuksesan otorita Danau Toba,” pinta Luhut. Sementara itu, Plt Gubsu dihadapan para bupati menekankan agar semua pihak menyadari dan tidak menyia-nyiakan momentum kebangkitan Sumut. Menurutnya saat ini adalah momentum yang strategis bagi Sumut, mengingat besarnya dukungan pemerintah pusat untuk Sumut yaitu pada pengembangan Kawasan Strategis Nasional (KSN) Danau Toba, Kawasan Pelabuhan Kuala Tanjung, dan Kawasan Sei Mangkei merupakan Prioritas Nasional untuk Pengembangan Pariwisata,  Pembangunan Industri, dan KEK.

Dalam kesempatan itu, Kepala Badan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Medan Paul AH Siahaan menjelaskan butuh biaya sebesar Rp 5,11 triliyun untuk memenuhi kebutuhan penanganan jalan Nasional dan jalan Daerah di wilayah KSN Danau Toba untuk kurun waktu 2017-2019. KKebutuhan itu belum termasuk rencana pembangunan Jalan Toll.

Dia memaparkan pengembangan jaringan jalan mendukung prioritas nasional KSN Danau Toba sebagai kawasan pariwisata diantaranya pembangunan jaringan jalan lingkar dalam dan luar kawasan danau toba. Langkah yang dilakukan adalah preservasi dan pelebaran jalan nasional di ruas-ruas lingkar luar danau toba, preservasi dan pelebaran jalan nasional lingkar dalam Samosir, pembangunan jembatan Tano Ponggol di ruas Pangururan-Tele dan pengembangan jalan tol Tebingtinggi-Siantar, tol Siantar-Parapat dan jalan tol Parapat-Sibolga.

Untuk program penanganan jalan dan jembatan untuk jalan nasional dan pembangunan jalan di KSN Danau Toba membutuhkan dana Rp 3.367.842  secara multiyears yang terdiri atas peningkatan/pelebaran jalan, pembangunan jalan Balige Bypass sepanjang 9 km, lingkar Samosir (Tele-Pangururan-Nainggolan-Onan Runggu-Lagundi-Tomok-Ambarita) 144,7 km, pembangunan jalan Silangit-Muara-Bakkara sepanjang 21 km dan pebangunan jembatan Tanah Ponggol dan Aek Asahan. (SB/01/)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.