Musda Muhammadiyah Medan Dibuka, Pemko Medan Harapkan Dukungan Muhammadiyah

Eldin, Ibrahim Sakty Batubara, Adrika, Ibrahim Gultom pada pembukaan Musda Muhamadiyah Kota Medan di Asrama Haji, Minggu 25/3) (SB-ist)
Eldin, Ibrahim Sakty Batubara, Adrika, Ibrahim Gultom pada pembukaan Musda Muhamadiyah Kota Medan di Asrama Haji, Minggu 25/3) (SB-ist)

Medan, (Sentralberita)-  Muhammadiyah adalah salah satu organisasi berbasis agama pembaharu yang telah lama berkiprah, juga merupakan gerakan Islam amar ma’ruf nahi mungkar yang bersumber pada Al-Qur’an dan As-sunnah, artinya pemuda Muhammdiyah harus selalu menyebarkan dakwah Islam ke berbagai lini, khususnya dalam rangka pembinaan masyarakat kota Medan.

             Demikian disampaikan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S Msi ketika menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke 12 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Medan tahun 2016 di Asrama Haji Medan, Jumat (25/3).

            Musda ini dibuka oleh Ketua Wilayah Sumut PW Muhammadiyah diwakili Drs Ibrahim Sakti Batubara. Turut hadir Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Ibrahim Gultom dan Abdul hakim Siagian, anggota DPRD Kota Medan, M Arief SE,Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan, Drs Adri K Spd, Ketua Aisyah Sumut, Elinita dan Ketua Aisyiyah Kota  Medan, Indarsih.

Menurut Eldin, Muhammadiyah juga sebagai sebuah persyarikatan yang memiliki dinamisasi gerakan sangat besar, harus mampu memberikan perubahan mereka yang akan memimpin Muhammadiyah Kota Medan harus membawa mimpi dan mewujudkan nya sebagai sebuah perubahan.

            Selain itu Eldin menilai, Musda yang dilaksanakan oleh PD muhammadiyah Kota Medan ini sebagai bentuk dari terwujudnya organisasi yang mapan dan sehat adanya sirkulasi pergantian pemimpin, tentunya membawa peremajaan bagi organisasi dengan berbagai program program baru yang akan memberikan pendobrakan terhadap organisasi itu sendiri maupun peran organisasi di tengah-tengah masyarakat.

          “Saya mengucapkan selamat atas pelaksanaan Musda  PD muhammadiyah Kota Medan. Kita semua berharap Musda kali ini akan melahirkan pemimpin yang terbaik yang akan melanjutkan beroda organisasinya kedepannya”, katanya.

           Kemudian, Eldin berharap Pemko Medan juga mendapat dukungan penuh dari Muhammadiyah dalam upaya membangun Kota Medan. “Saya dan Pemko Medan sadari bahwa kami tidak dapat berjalan sendiri, terlalu banyak hal yang harus dibenahi untuk menjadikan Kota Medan ini menjadi kota yang layak bagi seluruh warga,” ungkapnya.

            Eldin menegaskan,  pemerintah sesungguhnya harus juga dekat dengan ulama demi terciptanya pemerintahan yang religius. Dikatakannya,  pemerintahan yang religius tentunya pemerintahan yang berjalan dengan keikhlasan dalam bekerja, jujur dalam pengelolaan anggaran, memiliki aparatur yang amanah serta berjalan dengan niat yang lurus yakni kesejahteraan rakyat secara merata.

           Selanjutnya Eldin mengungkapkan, PD Muhammadiyah Kota Medan merupakan salah satu sumber informasi yang dapat memberikan berbagai masukan.  Untuk mewujudkan hal tersebut Pemko Medan dan PD Muhammadiyah dapat terus bekerja sama, tidak hanya pada tingkat pengurus cabang saja namun juga ranting-ranting sehingga dapat bekerjasama dengan camat dan jajarannya untuk membangun kecamatannya masing-masing.

            Sementara itu Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan, Drs Adri K Spd mengatakan, Musda ke 12 ini dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 25 – 27 Maret. Sebelum Musda ini telah digelar kegiatan dono darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Medan, seminar tentang Bahaya Narkoba dan LGBT dan gerak jalan yang diikuti 2011 pelajar. (SB/01)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.