Menutupi Aset Pemko, Pagar Benton Gg Pribadi SunggalHarus Dibongkar

Medan, (Sentralberita)- Komisi D DPRD Medan meminta Pemko Medan melalui Dinas TRTB bersikap tegas terhadap bangunan bermasalah yang melanggar aturan.diatas aset milik Pemko Medan terjadi di Jalan TB Simatupang Gg Pribadi Lingkungan I Kelurahan Medan Sunggal.

Hal ini ditegaskan Ketua Komisi D Sabar Syamsuria Sitepu didamping Wakil Ketua Komisi D Djumadi dan anggota Komisi M Nasir saat mengunjungi lokasi jalan yang tembok pihak pengembang Rabu (13/1).Hadir dalam kunjungan kerjar (kunker) Komisi D kemarin Camat Medan Sunggal Fahri Matondang, Kabid Pengendalian Dinas TRTB Indra, Kasi Pengawasan TRTB Darwin, dan Bagian Aset Pemko Medan.

“Disini ada Dinas TRTB Medan, saya berharap Dinas TRTB Medan segera menyikapi persoalan ini untuk selanjutnya melakukan pembongkaran pagar yang menutupi Jalan Gg Pribadi ini. Kita tidak ingin aset Pemerintah diperlakukan semena-mena oleh pengembang. Apalagi pemagaran ini nyata-nyata tidak mengantongi izin dan telah membuat warga resah,”tegas Politisi dari Fraksi Golkar ini.

“Kita juga akan menindaklanjuti persoalan-persoalan terkait aset negara termasuk juga keluhan masyarakat ditempat lain di Kota Medan ini. Kita kembali mengingatkan agar masyarakat hendaknya mematuhi aturan mengurus izinnya saat akan membangun,”pungkasnya.

Hal senada dikatakan Wakil Ketua Komisi D Djumadi kalau tindakan yang dilakukan pengembang dari Jati Mas Sindo tidak hanya membuat warga resah tetapi telah mencoreng wajah Pemko Medan. Oleh karenanya Politisi dari PKS ini meminta agar TRTB tegas dan melakukan pembongkaran pagar tembok yang menutup lahan yang selama ini menjadi Fasilitas Umum (Fasum).

Sementara itu perwakilan warga sekitar Gg Pribadi Suparman Sami berterimakasih atas kunjungan Komisi D dalam rangka menindaklanjuti keluhan warga. Suparman berharap permintaan Komisi D agar pembangunan pagar tembok yang menutupi Jalan Gang Pribadi segera dibongkar oleh Dinas TRTB Medan.(SB/01)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.