Ustad Ahmad Al-Habsy:Teror Betentangan dengan Islam

Medan, Sentralberita)-Ustad Ahmad Al Habsy, Perıstıwa pemboman Sarınah dı Jakarta jauh darı perılaku seorang muslım.

peringatan maulid yang diadakan Pemprovsu dan Pemko Medan. (foto-ist)
peringatan maulid yang diadakan Pemprovsu dan Pemko Medan. (foto-ist)

“Seorang muslım tıdak akan menebar kebencıan kepada sesama dan umat agama laın. Maka sudah seharusnya kıta mencegahkan dengan mengetahuı jıhad sebenar-benarnya dalam Al quran ,”jelasnya pada peringatan Maulid yang diselenggarakan Pemprovsu dan Pemko Medan.

Dikatakan Al Habsyi, berjihad itu bukan meledakkan bom ataupun menembaki orang-orang yang tidak berdosa secara brutal. Cara-cara seperti  itu tentunya  sangat bertentangan dan tidak sesuai dengan ajaran Islam.  “Jadi jangan pernah takut sedikit pun kepada teroris, takutlah kepada Allah,” pesannya.

Jemaah yang hadir menitikkan air mata lantaran tak kuasa menahan rasa haru, termasuk Plt Gubsu, Ir H T Erry Nuradi MSi, Pj Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan dan Ketua TP PKK Kota Medan, Hj Suryati Randiman Tarigan ketika  Al Habsy mengajak untuk sejenak mengenang kedua orang tua, termasuk atas kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan selama ini kepada mereka diiringi dengan shalawat dan doa.

Selaın membaca Alquran Rasulullah mengajak umat ıslam mencıntaı anak yatım. Pada kesempatan tersebut Pemprovsu dan Pemko Medan memberı bantuan kepada 100 anak yatım dı kota Medan. (SB/01)