Kadispora: Momentum Maulid Kekuatan Pengembangan Mental dan Spritual

Kadispora Sumut Baharuddin Siagian. (Foto/SB)
Kadispora Sumut Baharuddin Siagian. (Foto/SB)

Medan, (Sentralberita) -. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merupakan tradisi yang religi dan berkembang di masyarakat Islam jauh setelah nabi Muhammad SAW wafat.
“Secara substansi peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Besar Muhammad SAW untuk mengenang dan menanamkan cinta ummatnya kepada nabinya dan mengingat akan risalah kenabiannya sehingga dapat tertanam hubungan emosional antara para nabi dengan umat sebagai khalipah di muka bumi,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Kadisporasu) H Baharuddin Siagian SH MSI, dalam sambutannya pada acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1437 H di Aula Disporasu, Senin (11/1)..

Kadispora mengingatkan agar momentum peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dijadikan sebagai suatu tradisi untuk pengembangan kekuatan mental dan spiritual guna lebih mencerminkan sikap ketauladanan antar pimpinan dan staf dimanapun mereka berkreativitas.

Peringatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1437 H mengambil thema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1437 H Mengharap Rahmat dan Kemuliaan dari Lahirnya Rasul Pilihan”, diisi dengan ceramah agama yang disampaikan Al Ustazd Susanto STHI, SPdI. Dihadiri utusan KONI Sumut, sekretaris, para kepala bidang, Kasi dan Kasubbag di lingkungan Disporasu, Kwarda Pramuka Sumut, Formi Sumut, Purna/Forum Binaan Kepemudaan Disporasu. (SB/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.