Quo Vadis Implementasi Sumut Bermartabat, Sebuah Catatan Ir Zulfikar Tanjung

Ir Zulfikar Tanjung

sentralberita|Medan~Dewasa ini khususnya terpaut masuknya tahun anggaran baru 2020 visi misi Gubsu H Edi Rahmayadi dan Wagubsu H Musa Rajeckshah cukup membetot perhatian khalayak.

Wajar saja karena pergantian tahun ini sekaligus momentum sekira 1 tahun 4 bulan kepemimpinan Edy dan Ijeck (sapaan akrab Musa). Berbagai pandangan itu mengerucut kepada opini implementasi visi misi Sumut Bermartabat.

Tentu banyak parameter untuk menilai apakah implementasi Sumut Bermartabat itu sudah terkolerasi konkrit atau masih hanya sekedar seremonial atau jargon politis yang bersifat populis.

Terlepas dari pro dan kontra terhadap opini dimaksud, karena kedua kubu masing-masing memiliki argumentasi yang didukung beberapa indikator, namun yang jelas, dalam setahun 4 bulan ini sebenarnya Gubsu sudah memiliki “blue print” untuk mewujudkan visi misi tersebut.

Dengan kata lain sebenarnya secara ‘planning’ Sumut sudah bisa ‘on the track’ untuk dipermak menjadi salah satu propinsi terbaik di Indonesia lima tahun ke depan, yakni dengan telah  disahkannya dokumen resmi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumut 2018 – 2023 oleh DPRD Sumut pada pertengahan tahun lalu.

Hanya saja, yang perlu digarisbawahi dan ditinjau secara cermat, apakah Gubsu dan jajarannya di Pemprovsu sudah komit dan konsisten melaksanakan amanah RPJMD tersebut, dan apakah pula kabupaten dan kota sudah merujuk kepada dokumen strategis ini.

Tidak mudah juga menjawabnya, apalagi sosialisasi RPJMD itu menurut banyak pihak sangat minim. Jadi wajar jika polemik implementasi visi misi ini masih mencuat, terutama yang bersifat minor karena merasa belum ada hasil konkritnya yang dirasakan masyarakat.

Padahal dalam RPJMD 2018 – 2023 implementasi visi dan misi Sumut yang maju, aman dan bermartabat bukan lagi sekedar komitman apalagi wacana, melainkan secara konkrit sudah tertuang dalam dokumen resmi.

Semua organisasi perangkat daerah (OPD) seyogyanya harus sudah siap menjabarkan visi misi ini. Semua rencana strategis (Renstra) OPD harus serempak dan saling mendukung memberhasilkan visi misi dimaksud.

Sumut yang maju, aman dan bermartabat akan konkrit diwujudkan melalui lima misi yaitu mewujudkan masyarakat bermartabat dalam kehidupan, dalam politik, dalam pendidikan, dalam pergaulan dan dalam lingkungan serta prioritas pembangunan dengan sasaran utama membangun desa menata kota.

Oleh sebab itu nyatalah implementasi visi misi Gubsu yang secara juridis formal sudah menjadi visi misi RPJMD Propinsi Sumut 2018 – 2023 hendaklah jangan sekedar seremonial melainkan hendaklah memberikan kemanfaatan kepada masyarakat secara nyata. (Penulis adalah wartawan senior dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia Sumut (SMSI)

Comments