Fokal IMM Sumut: Jangan Sampai Isu SARA Jadi Pemicu Konflik di Sumut Menjelang Pilkada 2020

sentralberita|Medan~Konflik yang terjadi antar dua kelompok dengan saling serang dengan batu, karena bermula adanya lemparan batu ke Masjid Al-Amin di Jalan Belibis, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Jum’at (24/1/2020) malam jika tidak secepatnya diusut tuntas dikhawatirkan memicu konflik di Sumut bernuansa SARA.

“Kita tak inginkan dan berdo’a dijauhkan Allah SWT dari konflik seperti itu, mengingat Sumut selama ini sudah sangat amat dan kondusif, karenanya diharapkan pihak-pihak berkompeten bisa menyelesaikannya dan kita meyakini hal tersebut bisa terselesaikan,”ujar Koordinator Wilayah Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Fokal IMM) Sumut, Sahlan Marpaung (Foto), Minggu (25/1/2020).

Apalagi ini sudah dekat Pemilihan Kepela Daerah (Pilkada) serentak 23 Kabupaten/Kota serentak tahun 2020 di Sumatera Utara.”Kita khawatir ini bisa menjadi potensi konflik yang bisa mempengaruhi terganggunya pelaksanaan Pilkada serentak itu,”ujar Sahlan Marpaung.

Menurutnya, sekecil apapun potensi konflik yang menjurus kepada isu SARA harus segera diredam dan dideteksi oleh aparat keamanan khususnya pihak kepolisian.
.

Beberapa tahun terakhir ini kedamaian dan kerukunan antar umat beragama yang sudah lama menjadi sesuatu membanggakan di masyarakat Sumatera Utara, sedikit agak terganggu dengan beberapa isu seperti destinasi wisata halal, dibuangnya ratusan bangkai babi di sungai.Jumat (24/1/2020) malam terjadi pengrusakan Masjid Al-Amin dengan pelemparan batu.

“Saya harapkan, komunikasi yang semakin intens antar tokoh-tokoh agama harus dilakukan, tapi tidak terbatas di level elite, harus dibangun di level akar rumput,”ujar Sahlan.

Sahlan juga menghimbau kepada seluruh elemen untuk menahan diri, dan memberikan kesempatan pada penegak hukum untuk mengusutnya.

“Kasus ini kita minta harus diusut tuntas, tidak boleh dibiarkan berlarut, karena akan berdampak buruk pada kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang selama ini sudah kondusif,”ujarnya serya mengatakan jika berlarut pengusutannya Pembiaran dikhawatirkan uga dapat memicu kemarahan kelompok Islam lainnya.

Masjid Al Amin yang berlokasi di Jalan Belibis, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, diserang sekelompok orang. Mereka melempari batu ke arah masjid.

Akibatnya, sejumlah bagian masjid rusak. Utamanya bagian pintu dan jendela yang terbuat dari kaca. Sebelumnya telah dilakukan penertiban lapo tuak oleh Satpol PP yang tidak jauh dari lokasi masjid.(SB/01)

Comments