Batalyon Kavaleri 6 Naga Karimata Hibur Penyandang Tunanetra

sentralberita | Medan ~ Menyambut perayaan Natal 2019 dan tahun baru, Batalyon Kavaleri 6 / Naga Karimata menghibur puluhan anak penyandang disabilitas di Taman Wisata Bukit Kubu, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Minggu (8/12/2019).

Puluhan anak yang berasal dari Panti Yayasan Karya Murni itu tampak ceria saat tiba di Bukit Kubu. Mereka hadir didampingi para suster yang selama ini merawat mereka. Sementara itu dari pihak Batalyon Kavaleri, dihadiri para kader Bankom Kavaleri 6/Naga Karimata.

“Harapan kita dengan mengajak adik-adik penyandang disabilitas, mereka dapat merasakan kebahagiaan layaknya kita yang saat ini diberikan kesempurnaan,” kata Ketua Bankom Kav 6 Naga Karimata, Hengky.

Dijelaskan Hengky, kegiatan amal tersebut rutin mereka lakukan saat perayaan hari besar keagamaan. Setiap tahunnya, kegiatan amal mereka lakukan empat kali.

“Ini sebagai upaya mengajak masyarakat untuk berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.

Ketua Yayasan Panti Karya Murni, Suster Kristin Pasaribu mengatakan, sangat berterimakasih dan senang karena anak-anak disabilitas diikut sertakan dan berbaur dengan masyarakat.

“Ini merupakan pertemu inklusi, dimana anak disabilitas bergabung dengan non disabilitas,” kata Kristin Pasaribu.

Menurut Suster Kristin Pasaribu, pihaknya sangat senang sebab didukung dalam bidang pendidikan, pemberdayaan, gizi dan potensi anak penyandang disabilitas. Dirinya menilai, ini sebagai bentuk dukungan moril kepada pengasuh di Panti Karya Murni, bahwa mereka tidak sendirian.

“Ini sangat penting, karena kami tidak sendirian dalam mendampingi anak-anak,” ungkapnya.

Dijelaskan Suster Kristin, para pengasuh di panti asuhan Karya Murni, bukan hanya mengurus, tapi juga mengajari sesuai bakatnya masing-masing. Ada dianatar para anak penyandang disabilitas yang meraih prestasi di bidang olahraga dan kesenian.

Bahkan kata Kristin, dua anak Fanelius Giawa dan Fransiskus Zebua menjadi juara nasional dalam ajang Paragames Atletik Disabilitas MPC pada cabang olahraga lari.

“Tiga anak-anak kita meraih juara nasional. Ada Netty yang menjuarai lomba bernyanyi nasional dan sudah rekaman. Dan dua lagi mendapat juara satu dan dua dalam ajang Paragames Atletik,” ungkapnya.

Dirinya berharap pada perayaan Natal tahun ini, anak-anak penyandang disabilitas dapat merasakan kebahagiaan dan kebersamaan hidup diantara masyarakat lainnya. Mendapat kesempatan yang sama baik pendidikan dan cita-cita.

“Para disabilitas ini bukan untuk dikasihani, tapi mereka untuk diberikan kesempatan yang sama dengan kita. Mereka dapat mengenyam pendidikan, meraih cita-cita, berkeluarga dan bermasyarakat di lingkungannya,” pungkasnya.(SB/01/Lis)

Comments