Jenguk Jurnalis Kecelakaan, Kapoldasu Perintahkan Rumah Sakit Memberikan Perawatan dengan Baik

sentralberita|Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Agus Andrianto yang mendapat informasi bahwa seorang jurnalis televisi nasional, Salomo, mengalami kecelakaan usai meliput operasi penyakit masyarakat (pekat) yang dilakukan Dinas Sosial dan petugas gabungan TNI/Polri di sejumlah wilayah Kota Medan, Sabtu (14/12/2019) langsung menjenguk korban bersama sejumlah petinggi Polda Sumut.

“Saya dapat kabar ada rekan media yang mengalami kecelakaan usai meliput kegiatan bersama dengan Pemko Medan, langsung saya jenguk,” kata Agus di RS Bhayangkara Medan.
Dalam kunjungan tersebut, Agus langsung memerintahkan Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk memberikan perawatan terbaik.

“Saya sudah perintahkan Pak Karumkit untuk memberikan perawatan yang terbaik dan sore ini dokter sedang melakukan tindakan operasi dengan mendatangkan dokter ahli saraf. Semoga lekas pulih,” tegasnya.

Agus menyebut bahwa segera mendapat penanganan medis sangat perlu. Karena waktu sangat menentukan bagi korban yang membutuhkan pertolongan.

“Kita siap membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Kami membantu masyarakat sebagai bentuk kehadiran negara kepada orang yang membutuhkan,” ucapnya.

kecelakaan itu terjadi pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 01.30 WIB. Usai meliput operasi pekat, korban bernama Salomo melintas di Jalan Gatot Subroto. Ketika berada di simpang Pondok Kelapa, ia mengalami kecelakaan.

Masyarakat yang melihat kejadian langsung membantu dan membawanya ke Rumah Sakit Sundari di Jalan Pinang Baris.

“Kami lihat Salomo sudah terjatuh dan langsung kami bawa ke RS Sundari agar mendapat pertolongan,” kata Anggi, seorang jurnalis yang juga ikut dalam operasi pekat tersebut.

Tidak lama berada di RS Sundari, korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara, Jalan Wahid Hasyim, Medan.

“Ada setengah jam di RS Sundari kemudian kami bawa ke RS Bhayangkara,” ucap Anggi.

Setibanya di RS Bhayangkara sekitar pukul 03.00 WIB, korban langsung ditangani oleh tim medis.(SB/01).

Comments