Bupati Sergai Sambut Tim Satgas Korwil I Korsupgah

sentralberita | Sergai ~Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir. H. Soekirman menyambut Tim Satgas Korwil I Koordinasi Supervisi Pencegahan KPK RI di Aula Sultan Serdang dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi, Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi KPK RI, Jumat (30/11/2019).

Pada sambutannya Bupati Soekirman menyebut jika ia memperhatikan betul situs https://korsupgah.kpk.go.id/ yang memuat persentase Monitoring Center For Prevention (MCP) yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi (korsupgah) yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintah daerah (pemda) di seluruh Indonesia.

” Kabupaten Sergai memperhatikan betul 8 area intervensi Satgas Korsupgah yang meliputi perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, Dana Desa, optimalisasi pendapatan daerah dan manajemen aset daerah,” sebutnya.

Dikatakannya Kabupaten Sergai kedepan masih perlu usaha lebih keras lagi, mengingat sebelumnya Sergai pernah ada diperingkat satu dan dua di tahun 2017-2018.

Namun kini Sergai berada diurutan 12 dari 34 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara dengan persentase 62%.

“Ada beberapa aspek yang perlu dimaksimalkan lagi karena statusnya merah dalam persentase sementara Korsupgah,” terangnya.

Terkait kehadiran Satgas Korsupgah ini menurut Soekirman merupakan kesempatan baik buat Pemkab Sergai, agar Pemkab Sergai dapat terus meningkatkan pengetahuan dan mempelajari bidang-bidang yang masih perlu diperbaiki lagi.

” Kami mohon arahan dan masukkan dari tim agar Sergai ini bisa lebih baik lagi di masa depan,” ucap Bupati.

Pada kesempatannya Perwakilan Tim Satgas Korwil I Korsupgah, Ardiansyah, menjelaskan bahwa Korsupgah Korwil I mencakup area kerja Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu Dan Bangka Belitung. Korwil Korsupgah ini disebutnya adalah merupakan gabungan dari Korsupgah dan Korsupda (Koordinasi dan Supervisi Daerah).

Pemkab Sergai dikatakan Ardiansya masih berada di urutan tengah, namun masih ada kesempatan memperbaiki posisi.

” Kami yakin 8 area itu sudah pasti dikerjakan karena hal tersebut adalah tugas wajib. Kami juga berharap teman-teman Pemkab membiasakan diri untuk mendokumentasikan bidang yang menjadi lingkup monitoring Korsupgah,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini Korsupgah menyampaikan materi pembahasan bertemakan tata kelola aset dan pendapatan daerah.

Selain Bupati Soekirman turut hadir Wakil Bupati Sergai H. Darma Wijaya, Sekdakab H.M. Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P., Kepala Badan Pertanahan Nasional I Wayan Suada, A.Ptnh., S.H., M.H., Asisten Ekbangsos Ir. Kaharuddin, jajaran Kepala OPD, dan perwakilan Korsupgah Harun Hidayat.( SB/jontob)

Comments