Terkait Bencana Kabut Asap , PT.Rimba Mujur Mahkota Gelar Sholat Istisqa

sentralberita|Madina~Seiring dengan viralnya berita Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di berbagai Daerah seperti di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, yang telah mengakibatkan terjadinya Bencana Kabut Asap dan Polusi Udara dimana-mana, bahkan telah merembet ke Wilayah Negara Jiran/Tetangga, dan berita ini telah menjadi konsumsi Publik Internasional.

Managemen PT.Rimba Mujur Mahkota (PT.RMM) Kebun Sikara-kara Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Karyawannya menggelar Sholat Istisqa.

Menyikapi hal tersebut, selain untuk menyatakan rasa turut berduka terhadap seluruh kalangan masyarakat yang menjadi korban bencana kabut asap tersebut, serta untuk memohon kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa agar segera memberikan Petolongan-Nya, Managemen PT.Rimba Mujur Mahkota (PT.RMM) Kebun Sikara-kara Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersama Karyawannya menggelar Sholat Istisqa.

Dihadiri sekitar 200 (Dua Ratus) orang dipimpin oleh Ustadz Fazlan di Lapangan Sepak Bola PT.RMM belum lama ini, Senior Manager PT.Mujur Mahkota Ir.Martua FH Siahaan melalui Manager Ir.Hendri Joni Koto kepada sentralberita.com pada Kamis (19/9/2019), kabut asap berdampak buruk bagi seluruh kalangan masyarakat umum, tidak hanya di Wilayah Indonesia saja, bahkan juga telah melebar dampaknya ke luar Negeri, yang notabenenya mereka yang telah menjadi korban bencana.

Kita menyatakan turut berduka, dan dengan melalui Do’a-Do’a yang kita sampaikan kepada Allah SWT semoga dikabulkan-Nya, dan muda-mudahan semua saudara-saudara kita yang turut menjadi korban bencana polusi udara itu, hendaknya segera mendapatkan pertolongan-Nya, Ujar Ir.Hendri Joni Koto.

Manager PT.RMM itu menambahkan, jangan lihat apa yang kami lakukan saat ini, tetapi pandanglah bagaimana niat kami untuk memohon pertolongan kepada Yang Maha Kuasa bagi saudara-saudara kita yang telah menjadi korban bencana kabut asap tersebut, tujuan pelaksanaan kegiatan ini tidak lebih dari sekedar kegiatan sosial dan amal, demi kepentingan kemaslahatan ummat, ungkap Hendri Joni Koto.
(MAH)

Comments