Ini Kronologis Hilangnya Uang Pemprovsu

sentralberita|Medan~Mobil Toyota Avanza BK 1875 JZ yang membawa uang honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan PAPBD Sumut 2019 dan RAPBD Sumut 2020 sebesar Rp 1.672.000.000 dibobol kawanan maling saat terparkir di halaman kantor Pemprov Sumut di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, Senin (9/9/2019) sore.

Uang tersebut merupakan honor kegiatan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam penyusunan PAPBD Sumut 2019 dan RAPBD Sumut 2020.

“Itu jumlah yang hilang,” katanya kepada wartawan didampingi Kepala Badan Pengelolaan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Utara, Raja Indra Saleh dan Kasubbag Anggaran Fuad Perkasa, mengklarifikasi yang sebelumnya diberitakan 1,7 M, Selasa (10/9/2019).

Terkait kebijakan mengambil uang secara tunai, Fuad menjelaskan hal itu didasarkan pada peraturan gubernur tentang transaksi non tunai. Menurutya, bendahara dibenarkan menyerahkan transfer kepada orang yagn dikuasakan untuk mencairkannya dalam hal ini yakni Muhammad Aldi yang kini sudah membuat laporan di kepolisian.

Kini kasus hilangnya uang tersebut udah dilaporkan ke Mapolrestabes Medan.Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan telah menerima laporan tersebut dan masih melakukan penyelidikan.

“Laporan baru kita terima dan kita masih melakukan penyelidikan,” katanya singkat.

Informasi yang diperoleh menyebutkan sebelum uang yang nilainya mencapai miliaran rupiah itu hilang, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Sumut, M Aldi Budianto (40) bersama Indrawan Ginting (36) mengambil uang dari Bank Sumut yang berada di Jalan Imam Bonjol Kota Medan, Senin (9/9/2019).

Kemudian mereka berdua inipun membawa uang tersebut dengan meletakkannya di bagian belakang mobil. Namun setibanya di halaman parkir kantor Pemprovsu yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Kota Medan, keduanya pun meninggalkan mobil untuk Shalat Ashar di masjid yang ada di dalam komplek perkantoran pemerintahan Provinsi Sumatera Utara itu.

Sehabis shalat, keduanya terkejut ketika kunci remot mobil sudah tidak berfungsi lagi saat membuka pintu mobil tersebut. Ternyata, lubang kunci mobil telah rusak, setelah dicek pintu mobil bisa terbuka.

Tak pelak, peristiwa itupun langsung menghebohkan sejumlah pegawai dan pejabat di Kantor Pemprovsu. Lantas, kejadian itu dilaporkan ke Polrestabes Medan.

Petugas langsung turun melakukan olah TKP dan mengamankan mobil untuk dibawa ke Mapolrestabes Medan. (SB/01).

Comments