Situs Pengadilan Negeri Padangsidempuan Diretas

Ilustrasi gambar situs

sentralberita|Medan~Situs Pengadilan Negeri (PN) Padangsidempuan diretas oleh orang tak dikenal. Saat ini, situs yang memuat berbagai informasi terkait persidangan belum bisa diakses dan masih dalam tahap perbaikan.

Sebelum dalam tahap perbaikan, situs bernama http://www.pn-padangsidimpuan.go.id/ itu memuat kalimat berwarna merah yang bertuliskan ; 

Hacked By AkuTersakiti404 Sae Ae Lau   #Numpang Galau Min! 

Kemudian dilanjutkan dengan kata-kata; 

Bodohkah Aku karena terlalau mencintaimu????

Setidaknya aku telah berjuang untuk mempertahankan cinta ini untukmu meskipun tidak pernah kau hargai perasaan ini

Untuk mengikhlaskan orang yang kita cinta bahagia bersama orang lain itu adalah sesuatu yang menyakitkan

“Sampai saat ini aku belum bisa melupakanmu, apakah disana kau pernah mengingatku walaupun hanya sekali?”

Belum diketahui pasti sejak kapan tulisan ini muncul di website milik PN Padangsidempuan tersebut. Namun kini tulisan itu sudah tidak ada lagi.

Humas PN Padangsidempuan Hasnul Tambunan membenarkan situs mereka tengah diretas. Namun dia tidak mengetahui persis kapan situs itu diretas. 

“Saya belum bisa ngasih informasi lengkap. Saya tanya dulu (bidang) IT nya, masalahnya apa, apa sebabnya,” ucap Hasnul saat dikonfirmasi melalui seluler, Rabu (14/8).

Hasnul mengaku saat ini, tim IT PN Padangsidempuan tengah memperbaiki situs tersebut. Dia juga mengaku sejauh ini persidangan di sana tidak ada kendala dengan diretasnya situs yang memuat jadwal dan informasi persidangan itu.

“Sejauh ini belum ada komplen. Yang terpenting ini harus cepat diperbaiki karena masyarakat memerlukan informasi di situs tersebut,”bebernya.

Terpisah, salah seorang staff IT PN Padangsidempuan, Febri Adinda menerangkan tidak hanya kali ini situs milik pengadilan itu diretas oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Dia mengatakan awal Juli lalu, website itu juga diretas.

“Ternyata dari pihak website menyatakan hosting keamanannya kurang. Kita upload ulang hari juga itu dan websitenya berjalan lancar,” ujar Febri.

Namun pada Selasa (14/8) Pagi kemarin lanjut Febri, ada lagi pihak yang berusaha meretas website tersebut dan berhasil merubah tampilannya.

“Makanya langkah yang kita ambil ,kita nonaktifkan sementara. Kita periksa dulu, ternyata memang sekuritinya kurang pakem. Makanya untuk memantapkannya kita nonaktifkan sementara. 2019 kan virus banyak, dari ikan asing sampai yang ikan kakap,”sebutnya.

Dia mengakui dengan dinonaktifkannya situs itu akan menganggu pelayanan informasi secara online di PN Padangsidempuan. Namun dia mengatakan masyarakat yang membutuhkan informasi bisa langsung datang ke pengadilan. 

“Kendalanya masyarakat tidak bisa mengakses masalah perkara dan jadwal sidang, tapi masyarakat bisa datang kemari aja,”tutup Febri. ( SB/FS )

Comments