Menteri Sri Mulyani Sudah Minum Bandrek Bang Yon

sentralberita|Medan~Mungkin minuman bandrek sudah tak asing lagi dipendengaran kita tapi bandrek yang satu ini Bandrek Sahib beda dari bandrek yang sudah ada selama ini.

Ditangan Suriono alias bang Yon ( 48 ), minuman bandrek ini dimodifikasi dengan bubur kacang hijau dan bandrek yang dimodifikasikan dengan bubur jagung. Kalau rasa jangan di tanya. Sungguh luar biasa. Hmmmm…yummmy.

Menurut bang Yon, biar beda dengan yang lain harus ada nilai lebihnya usaha minuman bandrek ini.

Awalnya, bang Yon, tak ada tergerak sedikit pun berbisnis minuman bandrek. Dulunya,” saya adalah pekerja kantoran. Tapi,lama-lama di dunia kerja bosan juga. Saya bosan bekerja hanya duduk di belakang meja.Akhirnya,saya resign dari pekerjaan saya,”kata bang Yon yakin.

Namun, bukan bang Yon namanya kalau hanya berpangku tangan saja. Kebetulan pria lima anak ini tergerak ingin memulai usaha menjual minuman bandrek.

Karena,” bandrek itu bukan hanya sekedar jual minuman saja.Tapi ada manfaat yang tidak terkalahkan. Akhirnya 8 tahun yang lalu saya beli franchise Bandrek Sahib ini dari pak Wahab Sahib,” ujar bang Yon.

Tapi,tak tanggung-tanggung. Bang Yon beli sampai 3 franchise. “Ada 3 franchise yang saya beli.Ada di Jl Kapten Muslim, Jl Sei Blutu dan Jl Setia Budi,”papar bang Yon mengaku dia sering mangkal di warung bandrek yang di Jl Setia Budi.

Agar lebih berkualitas dan cita rasanya beda dibanding bandrek yang sudah ada bang Yon selalu memilih bahan yang berkualitas dan nomor 1. ” saya juga memasak bandrek itu 3 – 4 jam lamanya. Agar mendapatkan bahan yang sama saya juga sudah ada langganan membeli rempah bandrek ini di Pusat Pasar,” jelas bang Yon lagi.

Dengan 9 orang tenaga karyawan yang membantunya di 3 warung bandreknya bang Yon menyediakan 3 – 4 galon setiap harinya,” dengan asumsi 1 galon menghasilkan 75 gelas.”

Warung bandrek, kata bang Yon, buka sejak pukul 18.30 wib sampai dengan pukul 02.00 pagi. Justru,” warung ini ramainya sejak pukul 21.00 malam ke atas.Terutama malam minggu dan hari libur.”

Karena makin malam udara makin dingin. Ditambah pula khasiat minum bandrek ini selain untuk buang angin juga badan jadi sehat dan ringan karena bahan utamanya berasal dari rempah-rempah. Jika minum bandrek secara rutin.Badan jadi bertambah sehat.

Juga tak ketinggalan untuk menciptakan lapangan pekerjaan seperti harapan pemerintah selama ini.

Yang membuat semakin menggigit saat bang Yon coba-coba memodifikasikan minuman bandrek ini dengan bubur kacang hijau dan bandrek dengan bubur jagung.” Ini pure ide saya.”

“Alhamdulillah, hanya bandrek di tempat saya yang ada seperti ini. Jadi,kalau orang sudah coba bandrek saya pasti akan kemari lagi.Tak kan mau pindah lagi ke lain bandrek,”tutur bang Yon tersipu.

Harga minuman bandrek di warung bang Yon bervariasi. Bandrek plus bubur kacang hijau dibandreol Rp 15 ribu, bandrek plus bubur jagung dipatok Rp 15 ribu, ada juga bandrek original, bandrek susu, TST ( Teh Susu Telur ).

Dengan adanya perkembangan digital saat ini bang Yon pun tak mau kalah.” Usaha bandrek ini pun banyak dilakukan orang dengan pembayaran via oppo.Beli melalui aplikasi transportasi yang sedang trend saat sekarang ini.Itu juga yang membuat kemudahan jualan saya ini,” aku bang Yon.

Namun,disamping keuntungan tentu ada kendala berjualan bandrek. Biasanya,” kalau lagi hujan pasti orang malas untuk keluar rumah. Namun, setelah hujan reda tentunya tinggal cuaca yang dingin. Bisa-bisa pukul 01.00 dinihari pun orang keluar untuk cari bandrek.”

Siapa sangka dengan hanya bermodalkan lokasi di Kaki 5 yang menampung 50 kursi meja di Jl Setia Budi, sekarang bang Yon sudah mempekerjakan 9 orang karyawan.Jika bandreknya berlebih bang Yon tidak segan-segan membagi-bagikan bandrek ini buat karyawannya.Agar,” keluarga mereka bisa juga mencicipi bandrek ini,” ujar bang Yon mengaku pelanggannya juga ada yang datang dari Brastagi.

Bandrek Sahib bang Yon juga sudah banyak dipesan orang buat pesta,Pengajian,Arisan, instansi pemerintah, swasta dan lain-lain. Bahkan,” saat kantor Keuangan mengundang ibu menteri Sri Mulyani ke Medan,bandrek saya sempat diminum ibu Sri,” kata bang Yon secara lugas.

Namun, bukan namanya bang Yon kalau harus berhenti sampai disini saja. Untuk ke depannya bang Yon ada rencana mau jual bandrek di mobil terbuka dan menjual bumbu bandrek. Saat sekarang ini bang Yon sudah meneruskan usaha bandrek ini pada anak sulungnya Ilham (22). “Dia sudah pegang salah satu cabang bandrek saya.”

Intinya dimana ada kemauan pasti disitu ada jalan
Begitu pula yang dialami bang Yon.Asal kita fokus pasti keberhasilan itu akan menghampiri kita.(SB/ Debbi )

Comments