Japan Day di Pusat Perawatan Narkoba


Konsul Muda Masamu Yamamori (tengah) dan Ketua Yayasan Caritas Todo Agustinus Pasaribu berfoto bersama dengan pengurus Yayasan, Perwakilan BNNP Sumatera Utara dan Rumah Damping di depan Gedung Pusat Rehabilitasi dari Pemerintah Jepang kemarin.

sentralberita|Medan~sentralberita|Medan~Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi Narkoba Yayasan Caritas PSE KAM menggelar “Japan Day” di Yayasan Caritas Pengembangan Sosial Ekonomi Keuskupan Agung Kota Medan.

Siaran pers yang diterima dari Konsulat Jenderal Jepang di Medan Senin (8/7) menyebutkan acara “Japan Day” sebagai peringatan tahun kedua sejak diresmikanya “Pusat Perawatan dan Pemulihan Adiksi Narkoba di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara” di tahun 2017.

Gedung Pusat Rehabilitasi tersebut dibangun melalui Bantuan Hibah Grassroots dari Pemerintah Jepang senilai Rp1,041 miliar.
Pada awalnya, Yayasan mempunyai kesulitan dalam menampung pasien rawat inap di
pusat karena terbatasnya fasilitas ruang inap. Setelah menerima bantuan dari Pemerintah
Jepang, Gedung Pusat Rehabilitasi mempunyai ruangan lebih luas hingga dapat menampung kurang lebih 120 orang pasien dalam waktu satu tahun.

Gedung tersebut dilengkapi dengan
ruang stabilisasi, ruang dokter, ruang konseling, dan ruangan pendukung lainya untuk memfasilitasi proses penyembuhan pasien yang sedang diterapi.

Konsul Muda Jepang Masamu Yamamori dalam sambutannya mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi usaha Yayasan Caritas dalam merawat para pasien rehabilitasi dan juga telah memelihara gedung bantuan Pemerintah Jepang dengan baik.

Ketua Yayasan Caritas, Bapak Todo Agustinus Pasaribu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Jepang atas bantuan Gedung tersebut serta mengajak seluruh anggota keluarga yang hadir dalam acara tersebut untuk terus mendukung pasien dalam menjalani proses rehabilitasi.

Acara Japan Day diisi dengan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” kemudian dilanjutkan dengan pemutaran lagu nasional Jepang “Kimigayo” yang diikuti para hadirin
dengan khidmat. Para pasien rehabilitasi juga turut menampilakan berbagai macam kesenian seperti tarian “Yosakoi” dari Jepang dan tarian “Tor-tor” dari Sumatera Utara.

Acara juga turut dihadiri oleh perwakilan dari BNNP Sumatera Utara, Dinas Ketenagakerjaan Deliserdang, Dinas Pendidikan Deli Serdang, Rumah Damping, serta Kepling Lubuk Pakam yang turut memberikan arahan serta dukungan kepada Yayasan Caritas dan pasien rehabilitasi.

Pemerintah Jepang melalui Konsulat Jenderal Jepang di Medan, melaksanakan Proyek Bantuan Hibah Grassroots di berbagai bidang di dalam wilayah yuridiksinya (Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi) sejak tahun 2000 sebanyak 72 proyek. Selama ini, yayasan penerima bantuan hibah tersebut melaksanakan acara kebudayaan yang disebut sebagai “Japan Day” untuk memperingati hari diresmikannya proyek, sekaligus mengingatkan kembali akan pentingnya pemeliharaan gedung kepada pihak yayasan terkait. (SB/wie)

Comments