Sogok Polisi 50.000 Tak Lulus Praktek Pembuatan SIM, Akhirnya Diamankan

Ilustrasi ujian praktik untuk mendapatkan SIM

sentralberita|Bekasi~Mencoba menyogok penguji praktik lapangan mengendarai mobil, pemohon pembuatan Surat Ijin Mengemudi (SIM), diamankan anggota Reskrim Polres Metropolitan Bekasi Kota.

“Yang bersangkutan mencoba menyogok petugas sebesar Rp 50 ribu,meski petugas tersebut sudah menolak berkali-kali,” ujar Kompol Erna Ruswing Andari, Kasubag Humas Polrestro Bekasi, Minggu (17/6/2019).

Menurut Erna, Bejo (43) pemohon pembuatan SIM yang tidak lulus ujian praktik ini, kini diamankan petugas. Erna menuturkan, pada Sabtu lalu, Bejo mengurus permohonan SIM A untuk dirinya, setelah mendaftar dan memeriksa kesehatannya, warga Jakasampurna, Bekasi Barat ini, ikut ujian teori dan dinyatakan lulus. Namun ketika ujian praktik, dia beberapa kali menyenggol marka yang dibuat penguji, akibatnya Bejo dinyatakan tidak lulus.

Saat itu, Bejo, berpikiran kalau tidak lulus ujian praktik bisa memberi sogokan kepada petugas supaya diluluskan, Karenanya dia memberikan uang Rp 50.000 kepada Aipda Budiarto dengan harapan diluluskan. “Setelelah dinyatakan tidak lulus, yang bersangkutan diminta agar mengikuti ujian susulan pada agenda berikutnya hari Sabtu (22/6/2019) mendatang. Namun, bukannya mengikuti arahan petugas, Bejo malah menyelipkan uang Rp 50 ribu ke kantong celana Aipda Budiarto,” kata Erna.

Erna mengatakan, Aipda Budiarto menolak begitu tahu Bejo memasukkan uang ke saku celananya. Namun, lelaki karyawan swasta ini bersikukuh memasukan lembaran limapuluh ribuan ke saku celana Budiarto. Merasa terganggu, akhirnya Aipda Budiarto, melapor ke Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Metro Bekasi Kota AKP Indira Purnamawati, pimpinannya “Oleh AKP Indira Bejo segera diamankan dan dibawa ke Reskrim Polrestro Bekasi Kota,” jelas Erna.

Kepada polisi, Bejo mengaku terpaksa menyuap petugas dengan harapan diluluskan dalam ujian SIM, “Kalau ikut susulan ada kegiatan lain, jadi harapannya segera mendapat SIM,” kata Erna.

Sementara itu Kombes Indarto, Kapolrestro Bekasi Kota, mengatakan tidak ada toleransi untuk melakukan pelanggaran di kantornya, “Kami sudah mencanangkan Wilayah Bebas Korupsi, jadi jangan coba-coba melakukan pelanggaran,” jelas Indarto.
Sebelumnya pihak Polres juga mengamankan lima terduga calo SIM yang sering berkeliaran di daerah itu. Mereka diamankan karena sering meminta uang lebih kepada pemohon SIM yang tidak lulus ujian, baik teori maupun praktik.(SB/pk)

Comments