RKMA Sumut Yakin MK Akan Menangkan Jokowi- Amin


Ketua RKMA Sumut dr Aswan Jaya bersama Gus Syauqi anak KH Ma’ruf Amin pada deklrasi RKMA di Medan baru baru ini

sentralberita|Medan~Ketua Relawan Koalisi Milenial Antihoax (RKMA) Sumut  Aswan Jaya meyakini bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) besok (hari ini red Kamis 27/6/2019) akan menguatkan keputusan KPU RI yakni menetapkan pasangan Ir Jokowi – KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden terpilih 2019-2024.

“Mengamati jalannya persidangan yang disiarkan langsung oleh berbagai media dari awal sidang hingga akhir, kami meyakini bahwa seluruh hakim MK secara adil dan bijaksana akan memutuskan dan menetapkan Jokowi-Amin sebagai presiden terpilih untuk periode 2019-2024. Dan menolak seluruhnya gugatan yg diajukan oleh pihak Prabowo-Sandi” kata Aswan kepada wartawan, Rabu (26/6/2019)

 Besar harapan kami  dan seluruh rakyat Indonesia kata Doktor lulusan UIN Sumut inibahwa Presiden terpilih merupakan Presiden Rakyat Indonesia secara keseluruhan dan mewujudkan janji-janji yang telah disampaikan saat masa kampanye yang lalu. Indonesia maju menuju Rakyat Sejahtera adalah impian kita bersama yang dipercaya kan kepada Jokowi-Amin untuk mewujudkan nya dalam lima tahun ke depan

“bahwa kami telah berjuang dan ikut andil mengantarkan Jokowi-Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, namun kami juga akan ikut aktif dalam mewujudkan Indonesia Maju tersebut dari wilayah dan kewenangan yg kami bisa lakukan,” sebut Aswan kembali.

Aswan juga memberikan  apresiasi kepada tim BPN 02 yang membawa sengketa Pilpres keranah hukum dalam pengadilan mahkamah konstitusi. ” Kami memberi penghormatan kepada Prabowo Subianto yang menyerukan untuk tidak terlibat dalam aksi-aksi massa selama proses persidangan sampai selesai dengan terbit nya putusan MK,” sebut Aswan lagi 

Diakhir perkataannya Aswan kembali mengungkapkan apapun hasilnya dari putusan MK yang akan terbit 27 Juni 2019 , berharap semua pihak menerima dengan lapang dada, berbagai usaha dan dalil hukum sudah disampaikan oleh masing-masing pihak yang terkait dengan sengketa Pilpres tersebut. Sehingga tidak ada alasan apapun untuk menolak putusan hakim MK.(SB/01).


Comments