Raih 10 Emas, Medan Juara Umum Cabor Karate Porprovsu 2019


Tim kontingen karate Kota Medan yang sukses merebut gelar juara umum dengan torehan 10 medali emas, 11 perak, dan 6 perunggu, berfoto bersama dengan pengurus dan official seusai pengalungan medali.

sentralberita|Medan~Kontingen Kota Medan kembali merebut gelar juara umum cabang olahraga (cabor) Karate Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2019, dengan mengungguli jauh pesaing dari kabupaten/kota lainnya.

Seperti pencapaian empat tahun sebelumnya, Medan kali ini sukses dengan torehan 10 medali emas, 11 perak, dan 6 perunggu. Peringkat lima besar peraih medali di bawah Medan, sebagai runner up diraih Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dengan 3 medali emas, 1 perunggu dan Kabupaten Langkat dengan 1 emas, 1 perak. Sementara, Serdang Bedagai (Sergai) menduduki peringkat empat dengan 1 emas dan 5 perunggu, disusul Asahan di peringkat lima dengan 1 emas dan 4 perunggu.

Di hari terakhir pertandingan cabor karate yang menyisakan dua kelas di Gedung Serba Guna Unimed Medan, Rabu (26/6/2019) sore ini, Medan sukses menyandingkan medali emas di kelas Kumite Beregu Putra dan Putri.

Di Kumite beregu putra, tim Medan merebut emas mengalahkan Taput, disusul Tobasa dan Sergai yang meraih medali perunggu bersama. Sedangkan di Kumite beregu putri, Medan meraih emas mengalahkan Langkat di babak final, sementara Asahan dan Taput merebut medali perunggu bersama.

Pencapaian prestasi ini disambut syukur Ketua Umum Pengcab FORKI Kota Medan Hasrul Benny Harahap SH MHum yang mulai hari perdana sampai penutupan datang ke venue memberikan semangat kepada karateka binaannya.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur apa yang telah diupayakan anak-anak bisa tercapai sehingga Medan merebut juara umum,” kata Benny di sela pengalungan medali, seraya berharap karatekanya saat berlaga di Pra PON nanti bisa lebih berprestasi sehingga membawa Sumut berlaga di arena PON 2020 mendatang.

Hanya saja Benny sedikit menyinggung atas kebijakan ditolaknya seorang karate terbaiknya, Arif Fadhilah, bertanding di Porprovsu ini. Benny mengaku sangat keberatan atas kebijakan panitia tersebut.

“Soal Arif kita sangat keberatan, karena Arif itu adalah atlet nasional. Untuk itu saya sebagai Ketua Umum FORKI Medan sangat berharap agar ada kebijakan yang diambil sehingga Arif bisa diundang untuk bertanding di Pra PON nanti,” tegas Benny, yang mengaku yakin Arif cukup potensial merebut medali di arena PON nanti.

Sementara, tim pelatih Karate Medan, Erwin Kamarullah Siregar, Dedy Irwansyah Siregar, Hendri Ramadhani, M. Yudi, dan official Ignatius Nainggolan, kompak mengaku pencapaian prestasi ini berkat persiapan maksimal yang sudah digelar jauh hari sebelumnya.

“Alhamdulillah hasil ini berkat kerja keras kita baik atlet, pelatih, official dan pengurus yang begitu bersemangat sehingga tercapainya cita-cita ini,” ucap Erwin mewakili

Even ini resmi ditutup Sekretaris Umum Pengprov FORKI Sumut Zulkarnain Purba mewakili Ketua Umum DR H Rahmat Shah, yang dalam sambutannya, meminta kepada atlet yang terpilih lolos ke arena Pra PON nanti sudah mempersiapkan dirinya sehingga bisa tampil maksimal di ajang tersebut.

Technical Delegate Cabor Karate Porprovsu 2019, Ir HM Ridwan mengatakan, cabor karate diikuti 183 karateka dari 28 kabupaten/kota di Sumut. Dari 28 kabupaten/kota itu hanya 17 kontingen saja yang masuk daftar peraih medali. (SB/01)

Comments