Gubernur: Saya Butuh Nasihat Orang Tua

sentralberita|Medan~Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta agar para orang tua dan ulama terus berbuat bagi bangsa ini, terutama dalam memberikan nasihat kepada dirinya sebagai pemimpin pemerintahan di daerah ini.

Harapan itu disampaikan Gubernur di hadapan puluhan veteran yang hadir pada acara Buka Puasa Bersama Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumut di Aula Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41 Medan, Sabtu (1/6). Hadir diantaranya Ketua LVRI Sumut Alauddin dan Tokoh Agama KH Zulfikar Hajar.

“Saya (awalnya) khawatir ayah dan bunda, orang tua saya ini tidak hadir. Alhamdulillah orang tua saya ini hadir semua. Karena beliau-beliau ini yang lebih dulu mengabdi kepada Allah, bangsa dan Negara,” ujar Gubernur.

Gubernur membayangkan bagaimana sulitnya menjadi prajurit di masa lalu, khususnya beberapa tahun setelah kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1945. Sebab saat itu, fasilitas yang ada sangat terbatas. Namun menurutnya, semangat dan tekad mengawal Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) begitu kuat.

“Masa dulu tidak seenak di masa saya yang sudah banyak fasilitas. Kepada orang tua saya, saya berharap terus mengisi kemerdekaan. Jadi saya butuh nasihat orang tua saya sekalian,” kata Edy Rahmayadi.

Selain itu lanjut Edy, meskipun masa sulit, namun sebagai prajurit yang pernah berjanji untuk menjaga bangsa ini, harus berjuang sampai titik darah penghabisan. Sehingga siapapun, termasuk veteran, harus terap berbuat untuk bangsa. Termasuk mendoakan generasi saat ini agar bisa membawa Sumut menjadi lebih baik dan bermartabat.

“Bangsa ini bangsa yang kuat, bangsa pemenang dan bangsa yang jujur. Sehingga anak muda yang mendengar hentakan (nasihat) seperti ini, akan tergugah hatinya. Sebab terlalu banyak yang memikirkan diri sendiri,” jelasnya, yang kemudian memberikan bingkisan kepada seluruh veteran yang hadir.

Sementara Tokoh Agama KH Zulfikar Hajar dalam tausiahnya menyampaikan bahwa pentingnya menjadi manusia yang bermanfaat dan berbuat baik kepada orang lain. Bukan karena ingin dilihat dan dipuji, melainkan untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT.(SB/01)

Comments