Dilepas Kapoldasu, Skater Medan Keliling Kota Peringati Hari Skateboard Internasional

Kapoldasu
Irjen Pol Agus Andrianto melepas Skater Medan Keliling Kota Peringati Hari Skateboard Internasional, Jum’at (21/6). (F-SB/AR).

sentralberita|Medan~Seratusan skater di Medan mengikuti riding parade peringatan hari Skateboard Internasional, Jumat (21/6/2019).  Para skater menelusuri jalan utama di kota Medan setelah dilepas Kapoldasu Irjen Pol Agus Andrianto.

Mereka  menampilkan atraksi ketrampilan bermain papan luncur dengan berbagai rintangan buatan, menelusuri jalan –jalan utama kota Medan dari Jalan Stasiun/ Pulau Pinang, Imam Bonjol, Jalan Sudirman hingga kembali lagi ke lapangan Merdeka Medan.

Para skater dari berbagai kabupaten-kota di Sumatera utara bergembira melakukan aksi olahraga ekstrim ini di sepanjang rute perjalanan riding parade. Kegiatan di tahun keempat ini tetap dijadikan tradisi guna semakin mempopuperkan olahraga  yang sudah punya tiga ratus anggota di Sumatera Utara .

Selain riding parade,  para skater Sumatera Utara ini juga menampilkan atraksi ketrampilan mereka di lapangan Merdeka Medan. Bersama papan luncurnya, para skter melompat dan melintasi rintangan drop in, manual pad, box, rail dan quarter pipe.

Aksi dalam peringatan hari skateboard ini diharapkan dapat menggugah pemerintah kota medan dan pemerintah provinsi Sumatera Utara untuk perduli dan menberi dukungan.

M. Ikhsan fadhil,  ketua Komunitas Indonesia Skateboard Sumatera Utara mengatakan,“ini mengadakan sumatera utara go skateboard day 2019. Acara tahunan dengan riding di jalan riding parade, kompetisi ong day, best costum. Mengingatkan pemerintah support kita ingin punya fasilitas mini skate park. insya allah berjuang ikut kompterisi tingkat nasional

Meski dengan sarana dan prasana terbatas, sejumlah skater di Sumatera Utara sudah berhasil berkiprah di ajang pertandingan tingkat nasional. Para skater berharap kelengkapan sarana akan mendorong regenerasi skater yang siap berlaga di ajang nasional dan internasional, ujarnya.

Salah seorang  skater berprestasi, Ardi Wiranata mengatakan,“kalau untuk skill semakin lama bermain pasti bakal bertambah kalau saua udah 7 tahunan main jadi ikut perlombaan wajib bagi saya.

Menurut saya pemerintah kurang mendukung komunitas kita kayak skateboard, karena enggak sering dipandang sama pemerintah jadi kami buat alat sendiri, cari lokasi sendiri, yang penting kami olahraga enggak narkoba. Harapan buat ke depan seharusnya ada alat yang wajib karena ada lomba internasional dan nasional sehingga skater yang baru tidak kalah dengan daerah lain.”

Riding parade peringatan hari skateboard internasional di Medan ini dilepas Kapolda Sumatera Utara sebagai dukungan terhadap generasi muda yang memilih berolahraga dari pada kegiatan negatif  untuk terus menggelorakan semangat olahraga ini akan digelar lomba tingkat nasional di Medan.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto menilai, “luar biasa ini kita berolaraga, ini komunitas skateboard sumatera utara sedang merayakan hari skate birad internasional jadi kita bersama sama. harapannya ini kaum milenial nanti akan menjadi generasipengganti dan penerus bangsa ini, nanti 17 agustus buat lomba tingkat nasional, harapannya jadi kaum milineal yang bermanfaat.”

Para skater bertekad menoreh prestasi di olahraga yang telah dilombakan di asian games 2018 dan akan jadi cabang olahraga di olimpiade 2020 di Tokyo, meski olahraga ini belum masuk dalam cabang olahraga di pon.(SB/AR/01).