Ekonomi Sumut TR I 2019 Tumbuh 5,30 Persen

All-focus
Kepala BPS Sumut Syech Suhaimi memberikan keterangan kepada hal wartawan di kantornya Senin (6/5).

sentralberita|Medan~ Ekonomi Sumut TR I 2019 Tumbuh 5,30 Persen Perekonomian Sumatera Utara triwulan I-2019 terhadap triwulan (TR) I-2018 tumbuh 5,30 persen (yoy), meningkat dibandingkan kecapaian triwulan I-2018 sebesar 4,73 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara Syech Suhaimi mengatakan hal itu kepada wartawan di kantornya Senin (6/5).

Saat itu Suhaimi didampingi Kepala Bidang (Kabid) Statistik Sosial Mukhamad Mukhanif dan Kabid Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Paulina Anggarani. Hadir di sana Anton Purba, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) merangkap Kepala Humas Kantor Regional 5 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumbagut.

Perekonomian Sumut berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku triwulan I-2019 mencapai Rp192,03 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp130,63 triliun.

“Pertumbuhan didukung oleh semua lapangan usaha,” kata Suhaimi.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh lapangan usaha informasi dan komunikasi sebesar 8,96 persen. Diikuti oleh penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 8,72 persen. Administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar 8,37 persen.

Ia menyebut sumber pertumbuhan ekonomi Sumut triwulan I-2019 yakni pertanian, kehutanan dan perikanan memiliki sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 1,49 persen, diikuti perdagangan besar eceran, reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 1,00 persen dan konstruksi sebesar 0,92 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi pada komponen PK-LNPRT yang tumbuh sebesar 23,85 persen.
Struktur ekonomi Sumut pada triwulan I-2019 didominasi oleh empat lapangan usaha yakni pertanian kehutanan dan perikanan sebesar 20,74 persen; industri pengolahan sebesar 19,45 persen; perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor sebesar 18,66 persen dan konstruksi 14,13 persen.

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut mencapai 72,98 persen terhadap total PDRB Sumatera Utara,” ungkap Suhaimi.

Menurutnya, struktur ekonomi di Pulau Sumatera, secara spesial pada triwulan I-2019 didominasi oleh beberapa provinsi diantaranya Provinsi Sumut memberikan kontribusi terhadap PDRB di Pulau Sumatera sebesar 23,33 persen diikuti Riau sebesar 22,42 persen, Sumsel 13,13 persen dan Lampung 20,59 persen.

“Sementara kontribusi terendah ditorehkan oleh Provinsi Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung,” kata Suhaimi.

Ekonomi Sumut sendiri pada triwulan I-2019 ini sebesar 5,30 persen, mengalami kenaikan dibanding tahun 2018 sebesar 5,18 persen dan tahun 2017 sebesar 5,12 persen. (SB/wie)

Comments