Pengukuran Pengembangan Teknologi dan Kontribusi terhadap Pembangunan Ekonomi


Ria Marta Manurung

Oleh: Ria Marta Manurung-sentralberita|Medan~Teknologi adalah salah satu faktor penting dalam pembangunan ekonomi, hal ini terlihat bahwa adanya hubungan antara teknologi dan pengembangan ekonomi (Harm & Erik, 2012).

 Terdapat empat aliran literatur yang membahas dan berhubungan dengan teknologi dan pengembangan ekonomi yaitu technometrics, daya saing teknologi negara, geografi ekonomi, dan aliran manajemen teknologi.

Technometrics adalah yang mengacu dan fokus utamanya adalah suatu aspek tertentu yaitu dari pengukuran teknologi (Ramanathan, 1988). Technometric digunakan untuk mengevaluasi fasilitas transformasi dari sudut pandang teknologi. Tujuan dilakukannya technometric adalah untuk memahami bagaimana suatu teknologi di tingkat perusahaan yang pada akhirnya dapat membantu pengembangan teknologi dan ekonomi di tingkat nasional (Ramanathan, 1988).

Cara lain untuk mengetahui teknologi dan pengembangannya adalah dengan memahami seberapa kompetitif negara secara teknologi, hal ini memberi pemahaman tentang apa yang dilakukan negara-negara lain yang membuat negara tersebut kompetitif Ramanathan, 1988).

Dalam bidang ini ada dua publikasi yang membandingkan daya saing negara yaitu pada buku Tahunan Daya Saing Dunia dan Laporan Daya Saing Global Forum Ekonomi Dunia yang fokus pada kinerja ekonomi dan memperhatikan faktor-faktor yang berkontribusi pada kinerja (Schwab, 2009).

Dalam bidang geografi ekonomi perhatian utama disini adalah hubungan antara lokasi dan ekonomi, yaitu keputusan lokasi dari perspektif perusahaan (Jarboe, 1986) dan kecenderungan untuk menemukan lokasi bersama yang mengarah pada pengelompokan (Porter, 1994). Aliran manajemen teknologi hampir mirip dengan literatur technometrics, namun literatur ini lebih fokus pada teknologi walaupun memiliki perspektif manajemen berupa kebijakan dalam mengelola negara. Sehingga bukan hanya teknologi yang lebih penting tetapi manajemen teknologi karena berperan dalam meciptakan kekayaan bagi negara, perusahaan dan individu (Khalil & Ezzat, 2005).

Peran dalam kepentingan strategis teknologi dalam pertumbuhan ekonomi adalah di bagian pembangunan, dimana terjadi pertumbuhan negara maju karena peningkatan produktivitas yang disebabkan oleh inovasi teknologi (Nawaz & K, 1991). Adanya kontribusi teknologi membantu dalam pengambilan keputusan dalam konteks produksi ekonomi, diman teknologi digunakan sebagai sarana untuk mencapai transformasi input yang tersedia (sumber daya alamdan barang setengah jadi) menjadi output yang diinginkanoleh konsumen (Nawaz & K, 1991). Dalam melakukan perwujudan teknologi ada komponen yang perlu diperhatikan (Sharif, 1988b) yaitu fasilitas fisik yang diwujudkan objek (peralatan, mesin, pabrik), kemampuan manusia yang diwujudkan oleh manusia yang disebut humanware yang berubah melalui proses substitusi dan difusi, fakta-fakta terdokumentasi yang direkam atau dicatat (spesifikasi, desain, manual) yang disebut inforware (kebutuhan iformasi untuk akuisisi teknologi yang sesuai) melalui proses revisi dan penambahan dan kerangka kerja organisasi yang diwujudkan oleh institusi atau disebut orgaware ( pengaturan dan praktik organisasi tradisional berbasis pengalaman) yang mengubah proses evolusi.

Alasan yang menyebabkan variasi dalam tingkat kecanggihan dalam setiap komponen yang terkandung dalam teknologi adalah meningkatkan kompleksitas, peningkatan kebutuhan keterampilan dan humanware dalam meningkatkan kecanggihan arus, contohnya kemampuan untuk mengakuisisi, mengelola fungsi produksi dan pemasaran dan dalam melakukan R& D.

Kedua artikel tersebut sama sama membahas tentang pengukuran pengembangan teknologi serta kontribusi yang dihasilkan dari pengukuran untuk mendapat kebijakan strategis melalui peranan dari teknologi pada pembangunan ekonomi perbedaannya adalah pada artikel (Harm & Erik, 2012) membahas tentang teknologi dianggap sebagai satu faktor penting untuk pembangunan ekonomi yang didukung dengan empat literatur yang sama yaitu melalui technometrics, daya saing teknologi negara, geografi ekonomi, dan aliran manajemen teknologi yang menyatakan bukan hanya teknologi yang penting tetapi manajemen teknologilah yang lebih penting dan pada artikel kedua (Nawaz & K, 1991) membahas tentang peranan teknologi pada bidang pembangunan yang mampu meningkatkan produktivitas yang disebabkan oleh inovasi teknologi melalui kontribusi teknologi dalam pengambilan keputusan untuk mencapai transformasi input yang tersedia menjadi output yang diinginkan.

Ketertarikan untuk mengevaluasi karakteristik teknologi dari fasilitas transformasi sistem produksi nasional yang telah meningkat di banyak Negara berkembang. Komponen teknologi mengalir secara

internasional di bawah situasi perdagangan bebas karena keharusan bisnis Internasional untuk kesejahteran arah aliran teknologi. Bahwa ke empat teknologi yang telah disebutkan secara bersamaan dibutuhkan dalam setiap fasilitas produksi untuk melakukan operasi transformasi untuk setiap perusahaan yang dapat dievaluasi dengan menentukan persyaratan minimum posisi praktik perusahaan yang memberikan indikasi yan baik untuk keluar dari kemampuan teknologi.(SB/01).