Pasar Kampung Lalang Bukan Hanya Tanggung jawab Komisi C DPRD Medan

sentralberita|Medan~Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan, Boydo HK Panjaitan, SH mengatakan bahwa Pasar Kampung Lalang adalah tanggung jawab kita bersama, jadi bukan hanya tanggung jawab dari Komisi C DPRD Kota Medan saja tetapi juga ikut didalamnya komisi-komisi lainnya termasuk Komisi D membidangi infrastruktur.

Peran Komisi C secara tupoksi hanya mengurus operasional para pedagang, sedangkan Komisi D membidangi masalah pembangunan Pasar Kampung Lalang tersebut, sehingga jika ditemukan ada ketidakberesan infrastruktur seperti runtuhnya dinding bangunan Pasar Kampung Lalang tersebut di saat acara peresmian berlangsung pada Sabtu (27/04/19) lalu seharusnya sudah menjadi fungsi Komisi D untuk mempertanyakannya kepada dinas Perkim Kota Medan dan pihak pemborong.

”Jangan sedikit-sedikit permasalahan pasar, itu ngadunya ke Komisi C, ya, kalau masalah pedagang kita tampung, jika masalah fisik bangunan yang runtuh akibat pembangunannya kurang bagus, Komisi D yang seharusnya berperan dengan memanggil Dinas Perkim dan pihak kontraktor yang mengerjakannya,” terang Boydo HK Panjaitan, Senin (29/04/2019) diruangan kerjanya Gedung DPRD Kota Medan Jalan Kapen Maulana Lubis.

Politisi dari Partai PDI Perjuangan Kota Medan menambhaknab, bahwa Komisi C sudah berjuang agar para pedagang Pasar Kampung Lalang dapat berjualan di pasar yang sempat pembangunannya tertunda dan dilanjutkan kembali sampai para pedagang hampir putus asa akibat lamanya proses pembangunan pasar tradisional Kampung Lalang tersebut.

”Saat ini semua pedagang sudah dapat berjualan di pasar yang baru itu, namun kita akui masih ada kekurangan di sana-sini, makanya jika ada ditemukan kejadian seperti runtuhnya dinding bangunan, Komisi D yang harus mengambil tindakan dengan memanggil pihak-pihak terkait,” kata Boydo.

Seperti diketahui, setelah terbakarnya kios lantai 1 Nomor 182 yang diduga akibat hubungan arus pendek, pada Selasa (16/04/2019) sekitar pukul 19.00 WIB lalu, pasar Kampung Lalang yang dibangun memakai uang khas pemerintah sebesar Rp25 miliar tersebut kembali lagi membuat kawatir para pedagang, sebab, pada Sabtu (27/04/2019), dinding bangunan pasar tradisional tersebut runtuh disaat acara peresmian berlangsung.
Sehingga diduga, pembangunan Pasar Kampung Lalang terkesan asal jadi dan proyek pembangunannya juga diduga tidak sesuai spek.

Pada saat kejadian, belum ada yang bisa memberikan komentar terkait runtuhnya dinding salah satu bangunan kios Pasar Kampung Lalang yang memalukan PD Pasar Kota Medan tersebut dan dari pihak Perkim Kota Medan belum ada yang berhasil di hubungi.(SB/01)

Comments